Minggu, 31 Mei 2026

Nawawi Pomolango Ungkap Alasannya Tak Ikut Raker KPK di Yogyakarta

Diberitakan sebelumnya, KPK melaksanakan raker selama tiga hari, sejak Rabu (27/10/2021) hingga Jumat hari ini di Hotel Sheraton Mustika Yogyakarta.

Tayang:
Istimewa
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango dalam Bimtek Program Antikorupsi bertajuk Mewujudkan KPU Berkualitas dan Berintegritas yang disiarkan secara virtual, Selasa (28/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango mengungkapkan alasan mengapa dirinya tidak mengikuti Rapat Kerja (raker) di Yogyakarta.

Nawawi, satu-satunya pimpinan yang tak ikut raker di hotel bintang 5 itu, menilai bahwa harus ada komisioner yang siap siaga di gedung Merah Putih KPK.

"Enggak apa-apa tidak ikut, saya pikir sebaiknya tetap ada yang standby di kantor dan juga memang kemaren saya tidak terlalu fit," kata Nawawi saat dikonfirmasi, Jumat (29/10/2021).

Diberitakan sebelumnya, KPK melaksanakan raker selama tiga hari, sejak Rabu (27/10/2021) hingga Jumat hari ini di Hotel Sheraton Mustika Yogyakarta.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengklaim raker digunakan untuk membantu perekonomian daerah.

"Kenapa harus jauh-jauh dilakukan di Yogyakarta, Pak? Perlu diketahui kami ini bagian dari struktur kewarganegaraan yang menggunakan APBN," kata Ghufron di Hotel Sheraton Mustika Yogyakarta, Kamis (28/10/2021).

Baca juga: Dipimpin Firli Bahuri, Pegawai KPK Bersepeda Pagi, Tutup Rapat Kerja di Yogyakarta

"Kalau kemudian hanya kami belanjakan di Jakarta, maka kemudian daerah-daerah tidak akan mampu menyerap atau menggunakannya. Oleh karena itu kami selenggarakan di Yogyakarta,” imbuh dia.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved