Dukungan Pengembangan Arah Baru Insentif Fiskal Berbasis Ekologi
Inovasi dan inisiatif baru dari masyarakat koalisi di luar ekologi fiskal transfer baru, yaitu Dana Insentif Daerah (DID) kesetaraan gender diapesiasi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - The Asia Foundation (TAF) mendukung penerapan model insentif fiskal berbasis ekologi atau Ecological Fiscal Transfer (EFT) di seluruh Indonesia.
Country Representative TAF, Sandra Hamid mengatakan hal ini sebagai inisiatif yang terbuka dan lebih berbasis pada kinerja, terutama pada sektor ekologi dan pengarusutamaan gender.
"Kami mencatat bahwa dalam 4 tahun terakhir ini, jaringan organisasi masyarakat sipil, kementerian, dan pemerintah daerah telah berhasil menginisiasi model baru insentif fiskal berbasis kinerja, dimana sebagian besar difokuskan pada sektor ekologi," kata Sandra, dalam Konferensi Nasional Perkembangan dan Arah Baru Kebijakan Insentif Berbasis Ekologi, Rabu (10/11/2021).
Hal itu, kata dia, dibuktikan dengan mulai banyak daerah-daerah yang menerapkan kebijakan insentif fiskal berbasis ekologi, mulai dari tingkat provinsi hingga tingkat kelurahan. Di tingkat provinsi, Kalimantan Utara sudah menerapkan Transfer Anggaran Provinsi Berbasis Ekologi (TAPE).
Baca juga: Faisal Basri Sebut Sejumlah Proyek Pemerintah Tak Efisien dan Kinerjanya Tidak Maksimal
Lalu di tingkat kabupaten, beberapa daerah juga sudah menerapkan konsep Transfer Anggaran Kabupaten berbasis Ekologi (TAKE) antara lain Jayapura, Tarakan, Kubu Raya, Bener Meriah, Palawan, Siak, Sigi, dan Sanggau.
"Ada juga yang berusaha mereplikasi seperti Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, dan Riau,” jelas Sandra Hamid.
Sandra juga menyampaikan bahwa kolaborasi antar-lembaga di berbagai level merupakan hal yang penting karena tidak mungkin berjalan sendiri-sendiri.
“Kami bangga, bapak-ibu menjadi bagian dari konvensi ini, sebuah upaya untuk mempertemukan berbagai pihak untuk membicarakan apa yang sudah dihasilkan apa yang masih harus dihasilkan ini adalah bagian dari rangkaian festival EFT,” katanya.
Sandra juga sangat mengapresiasi inovasi dan inisiatif baru dari masyarakat koalisi di luar ekologi fiskal transfer baru, yaitu Dana Insentif Daerah (DID) kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.
“Kami sungguh berharap inovasi dalam mendorong TAPE dan TAKE, juga mendorong kesetaraan gender dalam perlindungan lingkungan seperti yang sedang didorong oleh teman-teman di Aceh dapat menjadi benchmark untuk EFT yang inklusif, EFT yang juga memperhatikan kesetaraan gender di dalamnya,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/sandra-hamid.jpg)