Breaking News:

Mobil Vaksinasi Keliling Diterjunkan, Sasar Pelaku Ekonomi Kreatif di Jawa, Bali dan NTB

Mobil vaksinasi keliling yang diluncurkan pada 10 November lalu ini akan beroperasi hingga tiga bulan ke depan di wilayah tersebut.

IST
Menparekraf Sandiaga Uno di acara peluncuran mobil vaksinasi keliling untuk warga di Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Hasiolan Eko Purwanto

 
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Guna mendorong tingkat vaksinasi di kalangan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, sebuah mobil vaksinasi keliling diluncurkan guna menyasar warga di daerah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Mobil vaksinasi keliling yang diluncurkan pada 10 November lalu ini akan beroperasi hingga tiga bulan ke depan di wilayah tersebut.

Mobil vaksinasi keliling ini merupak hasil kolaborasi antara Enesis Group dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Menparekraf Sandiaga Uno menceritakan, Sentra dan Mobil Vaksin keliling ini merupakan sebuah kolaboraksi nyata bersama untuk membantu mempercepat program pemerintah untuk memberikan vaksinasi bagi masyarakat Indonesia, khususnya yang berkecimpung di bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Baca juga: Pulihkan Sektor Pariwisata, Program Vaksinasi Gratis Sasar 1.000 Warga Kawasan Borobudur

”Terima kasih kepada para mitra Enesis Group melalui Antis dan lainnya yang telah menunjukkan komitmennya untuk selalu berjalan bersama kami dan terus ber-inovasi untuk selalu berkolaborasi dalam upaya memulihkan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak oleh pandemi ini, salah satunya melalui vaksinasi”  kata Menparekraf dalam keterangannya, Kamis (25/11/2021).

Baca juga: Ini Penyebab Masyarakat Perkotaan Enggan Vaksinasi Covid-19

Adapun Chief Sales & Marketing Officer Enesis Group, Ryan Tirta Yudhistira mengatakan, kolaborasi ini merupakan langkah konkrit dari pihaknya untuk menyukseskan target vaksin dari pemerintah.

Sebelumnya, kata dia, Enesis Grup juga mendukung kegiatan vaksinasi di destinasi wisata prioritas seperti Mandalika, Toba, dan yang akan datang Labuan Bajo, Likupang dan Borobudur.

Baca juga: Menkes Sebut Laju Vaksinasi Covid-19 Turun, Sebabnya Warga Masih Pilih-pilih Vaksin

"Semoga dukungan dari Antis dapat mendorong bangkitnya pariwisata Indonesia melalui penerapan Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability (CHSE) dan turut meningkatkan perekonomian Indonesia. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kemenparekraf RI dan juga stakeholders lainnyauntuk kerjasama dalam mobil vaksinasi keliling ini," kata dia.

Di kesempatan itu, Enesis Grup juga secara simbolis menyerahkan donasi 10 Juta hand sanitizer  kepada Kemenparekraf untuk mendukung protokol kesehatan di destinasi wisata Indonesia.

Saat ini alokasi hand sanitizer tersebut sudah dialokasikan dibeberapa titik seperti Raja Ampat, Ambon, Lombok, Tarakan, Gorontalo, Ternate, Medan, Toba dan lainnya. (*/)

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved