Breaking News:

Gunung Semeru Erupsi

Jokowi Minta Kepala BNPB Pastikan Penanganan Bencana Erupsi Gunung Semeru Secara Cepat dan Tepat

Presiden juga menginstruksikan Kepala BNPB agar tahapan penanganan darurat bencana erupsi Semeru berjalan cepat dan tepat.

Via Kompas.TV
Gunung Semeru di Jawa Timur meletus dan mengeluarkan awan panas guguran (APG) pada Sabtu (16/1/2021) sore pukul 17.24 WIB. (Sumber: BNPB) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Kepala BNPB Suharyanto dan jajarannya segera menuju ke lokasi bencana erupsi Gunung Semeru, di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Presiden juga menginstruksikan Kepala BNPB agar tahapan penanganan darurat bencana erupsi Semeru berjalan cepat dan tepat.

Hal itu disampaikan Suharyanto saat konferensi pers melalui siaran kanal YouTube BNPB Indonesia, Sabtu (4/12/2021).

"Atas petunjuk bapak Presiden, kami Kepala BNPB dan tim besok pagi kesempatan pertama akan segera ke Lumajang, ke daerah bencana untuk memastikan tahap-tahap penanganan darurat," kata Suharyanto.

"Khususnya penanganan pengungsi ini bisa berjalan tepat dan cepat dan tentunya kebutuhan dasar para pengungsi akan kami yakinkan untuk terdukung secara maksimal," tambahnya.

Baca juga: Sejumlah Warga Mengalami Luka Bakar Akibat Lahar Panas Gunung Semeru, 1 Orang Meninggal

Suharyanto juga menyebut, pihaknya sejak malam ini juga akan dikirimkan tim BNPB untuk mendampingi BPBD Lumajang dan Provinsi Jawa Timur untuk bergerak cepat menangani bencana.

Ia juga telah berkoordinasi untuk mengirimkan tim kesehatan ke lokasi bencana.

Selain itu, logistik awal bencana seperti tenda, selimut serta bahan makanan akan dikirimkan juga.

"Dari BNPB malam ini juga kami sudah mengirimkan tim reaksi cepat, untuk mendampingi BPBD Kab Lumajang dan BPBD Povinsi Jatim yang bergerak bersama dengan unsur dari Kemenkes, malam ini bergerak lewat darat, dan membawa logistik antara lain selimut, makanan siap saji, terpal, tenda darurat, matras, dan logistik dasar lainnya," jelasnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved