Breaking News:

Andre Rosiade Minta Komitmen Erick Thohir Soal Garuda Indonesia Berangkatkan Jemaah Haji-Umrah

Menurut Andre Rosiade, penerbangan Garuda Indonesia untuk memberangkatkan jamaah haji dan umrah harus didukung.

Penulis: Reza Deni
Editor: Willem Jonata
Istimewa
Anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi urusan BUMN, Andre Rosiade. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, mengapresiasi pemerintah Indonesia yang telah sukses melobi pemerintah Arab Saudi untuk bisa mengizinkan jemaah Indonesia melaksanakan ibadah haji dan umrah.

"Alhamdulillah kami senang pemerintah Arab Saudi sudah memberikan persetujuan, dan kerja keras pemerintah kita apresiasi. Insyaallah bulan Desember ini jemaah umrah bisa berangkat dan kita berdoa keadaan dunia semakin baik sehingga kita bisa berangkat haji tahun depan," Kata Andre dalam keterangan yang diterima, Sabtu (4/12/2021).

Karena itulah, lanjutnya, penerbangan Garuda Indonesia untuk memberangkatkan jamaah haji dan umrah harus didukung.

Baca juga: Muncul Isu Penjualan Aset, Andre Rosiade Minta Kontrak JVCo Bandara Kualanamu Dibuka Transparan

Namun, Andre meminta agar Garuda Indonesia tidak melaksanakan kerja sama codeshare dengan perusahaan penerbangan asing untuk dua hal terkait ibadah umat Islam tersebut.

"Saya meminta komitmennya Kementerian BUMN bahwa code sharing itu tidak dilakukan untuk penerbangan haji dan umrah terhadap maskapai garuda Indonesia. Dan banyak juga jamaah haji dan umrah Indonesia yang membutuhkan pelayanan dari Garuda Indonesia," Imbuhnya.

Politisi Partai Gerindra itu juga mengingatkan Menteri BUMN Erick Thohir dan manajemen Garuda Indonesia untuk memastikan keberangkatan haji dan umrah ditangani langsung oleh Garuda Indonesia, bukan maskapai asing.

Baca juga: Presiden Jokowi Ditekan di G20, Andre Rosiade Desak Antam Bikin Smelter Nikel

"Jangan sampai umrah dan haji Indonesia diurus maskapai luar negeri. Tentu tidak sejalan dengan kebiasaan dan keberpihakan kita terhadap perusahaan nasional," katanya

"Biarkan Garuda Indonesia melakukan penerbangan ke Jeddah dan Madinah untuk membawa jamaah haji dan umrah, karena bagaimanapun ini bisnis yang menguntungkan bagi Garuda Indonesia," pungkasnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved