Peningkatan Kapasitas Pimpinan Politeknik Dorong Kualitas Lulusan Vokasi

Wakil Rektor Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) Eddy Yusuf menekankan pentingnya kapasitas pemimpin politeknik.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
TRIBUN TIMUR/TRIBUN TIMUR/muhammad abdiwan
Ilustrasi mahasiswa Politeknik. Pemimpin politeknik harus mampu meningkatkan kualitas lulusan vokasi. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Rektor Bidang Operasional dan Kerja Sama Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) Eddy Yusuf menekankan pentingnya kapasitas pemimpin politeknik.

Pemimpin politeknik, menurutnya, harus mampu meningkatkan kualitas lulusan vokasi.

"Memperkaya melalui berbagi pengalaman baik dari aspek tata kelola dan kepemimpinan, membahas berbagai topik yang sangat relevan dengan kepentingan pimpinan politeknik seperti grand design pendidikan vokasi di Indonesia," ucap Eddy melalui keterangan tertulis, Minggu (12/12/2021).

Hal tersebut disampaikan Eddy dalam Workshop ERICA (Empowering Polytechnic Leaders in Indonesia) yang digelar UPJ bersama Politeknik Caltex Riau (PCR).

Dalam ERICA, para pimpinan vokasi dari beberapa institusi baik politeknik maupun universitas saling berbagi pengalaman.

Baca juga: Menaker: Tujuan Politeknik IMIP menghasilkan Tenaga Kerja Kompeten

"Bagaimana mengelola SDM yang beragam kompetensi dan motivasinya, penjaminan mutu serta adanya keunikan berupa project action plan (PAP) yang harus dibuat untuk mentransformasikan politekniknya menjadi semakin unggul," kata Eddy.

Eddy Yusuf mendapatkan hibah program kompetitif internasional yang digagas German Academic Exchange Service (DAAD) dan The German Rectors’Conference (HRK) melalui University of Potsdam, Jerman.

Pendanaan kegiatan berasal dari Kementerian Federal Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan Jerman (BMZ) yang diperuntukkan bagi alumni DIES Program di seluruh dunia.

Sementara itu, Presiden UPJ Frans Sunito mengatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dibentuk oleh perguruan tinggi.

Baca juga: Politeknik APP Jakarta Diminta Bergerak Lebih Cepat untuk Mengembangkan Kualitas Pendidikan

"Dua pertiga penduduk dunia adalah masyarakat yang berasal dari perkotaan dan UPJ dengan visi untuk menjadi universitas yang unggul dalam Kajian Urban berkomitmen untuk mencetak sumber daya baik tenaga pengajar maupun mahasiswa dan ulusan," kata Frans.

Seperti diketahui, tahun akademik 2021-2022 ini sebanyak 17 hibah diberikan untuk alumni DIES yang berasal dari ASEAN, Afrika dan Amerika latin.

Dari Indonesia terdapat dua tim yang lolos seleksi, salah satunya adalah tim UPJ dan PCR.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved