Virus Corona

Presiden Jokowi Beri 6 Arahan Terkait Kenaikan Kasus Covid-19 akibat Omicron, Ini Selengkapnya

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan sejumlah arahan terkait kenaikan kasus Covid-19 akibat varian Omicron.

Penulis: Nuryanti
Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau agar semua pihak tetap waspada, namun tidak perlu bereaksi berlebihan terkait tren kenaikan kasus Covid-19 yang disebabkan oleh varian Omicron. Hal ini disampaikan dalam video di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (18/1/2022). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan sejumlah arahan terkait kenaikan kasus Covid-19 akibat varian Omicron.

Sebagai informasi, jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia bertambah 1.362 orang pada Selasa (18/1/2022).

Sementara itu, kasus Omicron di Indonesia menjadi 840 kasus per Senin (17/1/2022).

Pemerintah pun memperkirakan puncak gelombang kenaikan kasus Omicron di Indonesia terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret 2022.

Baca juga: Kemenkes: 300 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Telah Disuntikkan, Capai 72 Persen dari Total Target

Baca juga: CDC AS Tambahkan 22 Negara ke Daftar Avoid Trave karena Risiko Tinggi Covid-19

Berikut arahan dari Jokowi terkait Omicron sebagaimana dirangkum Tribunnews.com dari laman setkab.go.id:

1. Waspada, tapi Tak Perlu Panik

Presiden Jokowi meminta agar masyarakat mewaspadai tren kenaikan kasus ini.

Namun, masyarakat tidak perlu bereaksi secara berlebihan.

“Berhati-hati perlu, waspada perlu, tapi jangan menimbulkan ketakutan dan jangan menimbulkan kepanikan,” ujarnya di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/1/2022).

2. Jangan Gegabah

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved