Pemindahan Ibu Kota Negara

Tak Hanya Ahok, PDIP Sodorkan 3 Nama Lagi Jadi Calon Kepala Otoritas IKN

Empat nama kader PDI-Perjuangan belakangan muncul dan digadang jadi kepala otoritas Ibu Kota Negara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Hasanudin Aco
YouTube KOMPASTV
Basuki Tjahaja Purnama (BTP) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Empat nama kader PDI-Perjuangan belakangan muncul dan digadang jadi kepala otoritas Ibu Kota Negara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Mereka adalah Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Menteri Sosial Tri Rismaharini,  Mantan Bupati Bayuwangi Abdullah Azwar Anas dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau disapa Hendi.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P, Hasto Kristiyanto mengatakan nama yang dimunculkan merupakan kader PDI-P yang dinilai punya kepemimpinan baik dan mampu membangun ibu kota baru.

"Partai memiliki kader-kader yang mempuni, yang memiliki kemampuan teknokratik, kepemimpinan yang kuat, kepemimpinan yang memahami bagaimana desain masa depan suatu tata kota yang betul-betul memperhatikan kebahagiaan warganya," kata Hasto usai kegiatan penanaman pohon dna benih ikan di Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu (29/1/2022).

Baca juga: PDIP Usulkan Ahok, Anggota Pansus DPR Harap Kepala Otorita IKN Tak Terafiliasi Partai Politik

Hasto menyebut empat nama itu wajar jika digadang memimpin IKN.

Pasalnya mereka juga punya pengalaman memimpin daerah sebagai kepala daerah.

"Mereka juga kepala daerah yang dinilai berhasil dari PDI Perjuangan. Karena kami mengembagkan sekolah kepala daerah," terang dia. 

Kendati begitu, keputusan siapa sosok yang memimpin IKN berada di tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

PDI-P sepenuhnya menyerahkan ke Jokowi selaku kepala negara.

"Tapi PDI Perjuangan menegaskan bahwa keputusan berada di Presiden Jokowi," pungkas Hasto.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved