Rabu, 17 Juni 2026

Virus Corona

9 Anggota DPR dan 80 Pegawai yang Bekerja di DPR Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sekjen DPR RI Indra Iskandar mengungkapkan saat ini anggota Dewan yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 9 orang.

Tayang:
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Hasanudin Aco
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Sekjen DPR RI Indra Iskandar. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekjen DPR RI Indra Iskandar mengungkapkan saat ini anggota Dewan yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 9 orang.

Selain itu ada 80 orang yang terkonfirmasi Covid-19 dari lingkungan PPNS dan tenaga ahli anggota Dewan.

"Berkaitan dengan tracing kami di lingkungan DPR ini, saat ini yang dilakukan melalui laboratorium kita ada 9 anggota DPR yang positif dan 80 orang dari lingkungan pegawai PPSN dan tenaga ahli Dewan," kata Indra di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/2/2022).

Indra menduga kesembilan anggota DPR terpapar Covid-19 dari luar lingkungan Kompleks Parlemen.

Baca juga: GP Farmasi Curhat ke DPR, Sudah Investasi Besar di Industri Vaksin Tapi Belum Dibeli oleh Pemerintah

Dia menyebut saat ini semua anggota DPR tersebut sedang menjalani karantina mandiri di kediaman masing-masing.

"Jadi tracing kami di Sekretariat Jenderal maupun anggota yang kena dugaan kami klasternya di luar," ujar Indra.

Lebih lanjut, Indra belum bisa memastikan apakah anggota yang terpapar Covid-19 itu varian Omicron atau bukan.

Namun, pihaknya melalui laboratorium milik Setjen DPR terus memantau perkembangan kesembilan anggota DPR itu.

"Dengan gejala yang ada kami melakukan tracing, melakukan swab antigen dan PCR. Jadi tentu kalau spesifik Omicron atau tidak, ini kami minta baik anggota dari Sekretariat Jenderal saat ini melakukan karantina mandiri," ujarnya.

"Mungkin nanti sambil kita monitor, kami masih monitor semuanya apakah ada gejala Omicron. Sejauh ini masih positif Covid-19," pungkasnya.

Hentikan Sementara Aktivitas

Lebih jauh, Indra Iskandar mengungkapkan pihaknya bakal menghentikan sementara kegiatan kunjungan kerja (kunker) bagi anggota Dewan sebagai dampak dari merebaknya kasus Covid-19 di lingkungan Kompleks Parlemen.

Menurut dia rencana tersebut akan disampaikan dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR.

"Berkaitan dengan kegiatan kunker kunker oleh pimpinan DPR juga akan diperketat, bahkan sementara akan dilakukan stop dulu tapi itu akan disampaikan di Bamus terdekat. Jadi ini bagian dari pengendalian semua kegiatan dewan," katanya.

Sementara itu, untuk di lingkungan DPR sendiri akan menerapkan sistem kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) sebesar 50 persen.

"Untuk di lingkungan Sekretariat Jenderal sudah dilakukan edaran di tanggal 26 Januari bahwa maksimal kegiatan WFH dan WFO itu 50 persen," ucapnya.

Lebih lanjut, Indra menyebut ada sebagian Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang menerapkan lockdown setelah ada anggota yang terpapar Covid-19.

Kata dia, kebijakan lockdown menjadi inisiatif di masing-masing AKD.

"Lockdown di masing-masing alat kelengkapan dewan ini saat ini masih menjadi inisiatif di masing-masing alat kelengkapan dewan," pungkas Indra. 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved