Sabtu, 30 Mei 2026

Virus Corona

Kasus Covid-19 di Parlemen Meningkat, Legislator PDIP Usul Komisi III Lockdown Sementara

Trimedya Panjaitan, mengusulkan agar komisi yang membidangi hukum tersebut diberlakukan lockdown sementara.

Tayang:
Penulis: Reza Deni
Editor: Johnson Simanjuntak
Tribunnews.com/ Taufik Ismail
Anggota Komisi III dari Fraksi PDIP, Trimedya Panjaitan di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis, (18/7/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI, Trimedya Panjaitan, mengusulkan agar komisi yang membidangi hukum tersebut diberlakukan lockdown sementara.

Hal tersebut menyusul kasus Covid-19 di DPR yang mengalami peningkatan, terlebih ada salah satu anggota Komisi III yang juga terpapar.

"Kami mengusulkan saudara ketua, karena melihat perkembangan Corona di DPR ini, kalau bisa kita lockdown satu minggu ke depan, supaya kita nyaman lagi," kata Trimedya di Kompleks Parlemen Senayan saat Raker dengan Kementerian Hukum dan HAM, Rabu (2/2/2022).

Politisi PDIP itu kemudian menjelaskan bahwa di grup berbagi pesan juga ada yang mengusulkan lockdown hingga penutupan masa sidang.

"Kalaul saya mengusulkan satu minggu saja karena tracingnya itu katanya 1 minggu," pungkasnya.

Sebelumnya, Sekjen DPR RI Indra Iskandar mengungkapkan, saat ini anggota Dewan yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 9 orang.

Selain itu, ada 80 orang yang terkonfirmasi Corona dari lingkungan PPNS dan tenaga ahli anggota dewan.

Baca juga: Kasus Covid Meningkat, DPR Bakal Hentikan Sementara Kegiatan Kunker 

"Berkaitan dengan tracing kami di lingkungan DPR ini, saat ini yang dilakukan melalui laboratorium kita ada 9 anggota DPR yang positif dan 80 orang dari lingkungan pegawai PPSN, dan tenaga ahli dewan," kata Indra di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/2/2022).

Indra menduga, kesembilan anggota DPR terpapar Covid-19 dari luar lingkungan Kompleks Parlemen.

Dia menyebut saat ini semua anggota DPR tersebut sedang menjalani karantina mandiri di kediaman masing-masing.

"Jadi tracing kami di Sekretariat Jenderal maupaun anggota yang kena dugaan kami klasternya di luar," ujar Indra.

Lebih lanjut, Indra belum bisa memastikan apakah anggota yang terpapar Covid-19 itu varian Omicron atau bukan.

Namun, pihaknya melalui laboratorium milik Setjen DPR terus memantau perkembangan kesembilan anggota DPR itu.

"Dengan gejala yang ada kami melakukan tracing, melakukan swab antigen dan PCR, jadi tentu kalau spesifik Omicron atau tidak, ini kami minta baik anggota dari Sekretariat Jenderal saat ini melakukan karantinan mandiri," ujarnya.

"Mungkin nanti sambil kita monitor, kami masih monitor semuanya apakah ada gejala Omicron. Sejauh ini masih positif Covid-19," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved