Komisi III DPR Apresiasi Polri Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Lebih Sabu di Pangandaran

Legislator Partai Golkar itu meminta institusi Polri dapat terus meningkatkan pengawasan dan upaya pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba.

Istimewa
Narkoba jenis sabu seberat satu ton diamankan Subdit 1 Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jabar, di pantai Pangandaran, Rabu (16/3/2022). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi, mengapresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajarannya yang telah berhasil melakukan pengungkapan penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 1,196 ton di wilayah Pangandaran, Jawa Barat dengan nilai transaksi Rp 1,43 triliun.

"Patut kita apresiasi kinerja institusi polri dalam memberantas narkoba, tentunya ini langkah nyata Jendral Listyo Sigit Prabowo dan jajarannya dalam memerangi narkoba, barang haram tersebut memiliki dampak yang sangat berbahaya," kata Andi Rio kepada Tribun, Jumat (25/3/2022).

Legislator Partai Golkar itu meminta institusi Polri dapat terus meningkatkan pengawasan dan upaya pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, modus penyelundupan narkoba jaringan internasional saat ini sangat beragam untuk masuk ke indonesia.

Bandar narkoba jaringan internasional memiliki banyak modus baru, untuk mengelabui petugas. 

"Jaga pintu pintu masuk perbatasan dan jalur tikus yang menjadi pintu masuk narkoba tersebut. Bandar narkoba memanipulasi narkoba dengan banyak cara, mulai di kemas ke dalam bungkus permen, makanan dan cairan. Jangan sampai petugas lengah di pintu pintu masuk perbatasan dan jalur jalur tikus," ujarnya.

Baca juga: Penyelundupan Sabu 1 Ton di Pangandaran: Mantan Kepala Dusun Terlibat, Polisi Minta Waktu

Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI itu optimis Polri, BNN, Bea Cukai dan pihak terkait dapat memberantas dan memerangi narkoba. 

Jangan sampai indonesia menjadi surga bagi para bandar narkoba jaringan internasional yang dapat merusak generasi bangsa kita kedepannya.

"Masalah narkoba menjadi perhatian kita semua, bahkan bapak Presiden Jokowi secara tegas menyatakan bahwa perang terhadap bandar narkoba. Tentunya masyarakat juga harus dapat membantu kepolisian dengan selalu mensosialisasikan bahaya narkoba dan terus menjaga lingkungan keluarga dan lingkungan sekitar tempat tinggal dari bahaya narkoba," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar mengungkap penyelundupan sabu seberat 1,196 ton di Pantai Madasari Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebutkan bahwa pengungkapan yang dilakukan Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar ini merupakan yang terbesar pada pertengahan tahun.

"Ini menjadi salah satu pengungkapan besar di awal menjelang pertengahan tahun," ucap Listyo saat rilis pengungkapan sabu 1,196 ton di Pusat Pendidikan Intelijen, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (24/3/2022).

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved