Penanganan Covid

Umumkan Cuti Bersama Lebaran, Menko PMK: Pemerintah Kebut Vaksinasi Booster

Jokowi memberikan arahan agar pelaksanaan vaksin terutama dosis II dan booster dilaksanakan sungguh-sungguh terutama bagi warga yang akan mudik.

Tribunnews/JEPRIMA
Tenaga kesehatan saat melakukan screening kesehatan kepada warga yang akan mengikuti kegiatan Vaksin Booster yang diselenggarakan oleh Ditlantas Polda Metro Jaya di Pasar Induk Kramatjati, Rabu (6/4/2022). Gerai vaksin booster digelar di Pasar Induk Kramatjati dengan vaksin jenis Pfizer, astrazeneca dan sinovac dengan 500 dosis. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengungkapkan Presiden Joko Widodo meminta bawahannya memperhatikan sejumlah aspek dari Lebaran 1443H/2022M ini. 

Satu di antaranya yang ditekankan yaitu agar kasus Covid-19 tak naik karena mudik tahun ini yang sudah diperbolehkan. 

Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam rapat terbatas (ratas) persiapan Idulfitri 1443 Hijriah yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (6/4/2022).

"Syukur-syukur setelah Lebaran nanti justru kaya Covid-19 lebih rendah dibanding yang sekarang ini,” kata Muhadjir melalui keterangan tertulis, Kamis (7/4/2022).

Baca juga: 1,53 Juta Dosis Vaksin Covid Kedaluwarsa Bulan April, BPOM: Kedaluwarsa Vaksin Beda dengan Makanan

Baca juga: Menko PMK: Pernikahan Sedarah Harus Disetop

Baca juga: Menko PMK Dukung Reog Diusulkan ke UNESCO: Malaysia Rencananya Mau Ajukan Juga

Muhadjir mengatakan Jokowi memberikan arahan agar pelaksanaan vaksin terutama untuk dosis II dan booster dilaksanakan dengan sungguh-sungguh terutama bagi warga yang akan mudik

“Karena berdasarkan hasil uji lapangan menunjukkan bahwa booster memang menjadi faktor yang sangat determinan di dalam upaya kita untuk menekan angka kasus dan kematian Covid-19,” ujar Muhadjir. 

Ia mengatakan, orang yang sudah di booster memiliki tingkat ketangguhan imunitas yang berkali lipat dibanding yang belum disuntik booster.

"Oleh karena itu dalam momentum kegiatan Ramadhan ini, terutama dalam pelaksanaan ibadah tarawih diupayakan untuk dilaksanakan sekaligus vaksinasi dan booster," ucap Muhadjir.

Baca juga: Bikin Geleng Kepala, Bocah SD di Cibinong Ikut Tawuran Bersenjata Pedang dan Celurit

Baca juga: Bawa Uang Rp 20 Ribu, Pamit Beli Mie Goreng, Remaja di Tambun Tewas Jadi Korban Perang Sarung

Sementara itu, bagi masyarakat yang sudah menyiapkan diri untuk melaksanakan mudik, diharapkan untuk mendaftarkan diri berkunjung ke gerai vaksinasi yang dibuka di beberapa masjid secara bergiliran terutama di wilayah yang akan menjadi tempat pemberangkatan mudik, yaitu di Jabodetabek, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

“Sekali lagi saya tekankan marilah semuanya yang sudah berniat mudik untuk segera melakukan vaksinasi terutama yg sudah vaksin kedua untuk melaksanakan vaksin booster,” kata Muhadjir.

Pemerintah memutuskan cuti bersama IdulFitri 1443 Hijriah jatuh pada 29 April dan 4-6 Mei 2022. 

Sementara itu, tanggal 2 dan 3 Mei 2022 ditetapkan sebagai hari libur nasional Lebaran.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved