Jumat, 29 Mei 2026

Mudik Lebaran 2022

Ditlantas Polda Metro Jaya Siap Hadapi Puncak Arus Balik Mudik, Ini Persiapannya

Diperkirakan akan ada ratusan ribu kendaraan masuk ke Jakarta di puncak arus balij.

Tayang:
Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/Fandi Permana
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ditlantas Polda Metro Jaya terus melakukan persiapan puncak arus balik mudik Lebaran.

Polda Metro memprediksi arus balik mudik akan terjadi pada Minggu (8/5/2022)  mendatang.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, diperkirakan akan ada ratusan ribu kendaraan masuk ke Jakarta di puncak arus balik.

"Sesuai perkiraan Kementerian Perhubungan dan data-data yang kita dapat, kita perkirakan puncak arus balik tanggal 8 Mei atau hari Minggu dengan kemungkinan yang terbanyak 269.444 kendaraan dan 174.000 dari arah timur," kata Sambodo dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Kamis (5/5/2022).

Baca juga: Kapolda Sumut Turun Langsung Saat Pembelakuan Sistem One Way Arus Balik di Lintas Medan-Aceh

Sambodo mengatakan, saat puncak arus mudik tersebut, diperkirakan tiap jam akan dipadati puluhan ribu kendaraan do sejumlah pintu tol menuju Jakarta. Pihaknya akan berupaya mengatur sebaik mungkin agar tidak jadi penumpukan.

"Pada hari itu diperkirakan ada 10.000 kendaran per jam yang akan masuk kota Jakarta. Nah, 10.000 kendaraan itu yang harus kita kelola agar tidak menimbulkan kemacetan yang terlalu panjang," paparnya.

Sambodo mengakui saat terjadi kemacetan kendaraan di arus balik mudik nanti, penumpukan di sejumlah ruas jalantidak bisa dihindarkan. Untuk itu, pihaknya bakal melakukan berbagai upaya agar kemacetan itu bisa diurai.

"Yang kami lakukan bagaimana mengelola kemacetan tersebut sehingga bisa memberikan kepastian kepada masyarakat kita bisa kelola sehingga tidak menimbulkan frustasi dan komplain dari masyarakat," terang dia.

Ia juga mengimbau, agar para pengendara yang kembali ke ibu kota agar tak menumpuk di satu ruas tol. Ada beberapa alternatif pintu keluar tol yang bisa dimanfaatkan pemudik agar tak terjadi penumpukan.

"Jadi nanti jalur yang biasanya digunakan untuk masuk ke arah Cikampek itu bisa digunakan untuk jalur keluar. Misalnya, buat pemudik yang mau keluar ke Pondok Gede tidak harud keluar di Halim. Bisa keluar di Bekasi Barat, Bekasi Timur, jadi tidak usah memaksakan keluar di Halim," tutup Sambodo. 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved