Produsen AMDK Dukung Wacana Pelabelan Galon BPA: Bisa Dorong Inovasi

Regional Manager AMDK Cleo, Yohanes Catur Arkiyono, mengungkapkan pihaknya sangat mendukung wacana BPOM dalam penyusunan regulasi tersebut.

Editor: Bardjan
Shutterstock
Ilustrasi galon air minum dalam kemasan. 

TRIBUNNEWS.COM - Belakangan ini pemerintah melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tengah menggiatkan perhatian pada isu paparan kandungan Bisfenol-A (BPA) pada kemasan galon Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) polikarbonat yang digunakan berulang.

BPOM telah menyusun draf Rancangan Peraturan Badan POM tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Badan POM No. 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan.

Dalam draft tersebut BPOM mencantumkan wacana peraturan yang mengharuskan produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang menggunakan kemasan plastik polikarbonat untuk mencantumkan keterangan "Berpotensi Mengandung BPA".

Namun, sejumlah pelaku usaha yang diwakili Asosiasi Perusahaan Air Minum dalam Kemasan Indonesia (Aspadin) menolak keras dan menyatakan regulasi tersebut akan “memvonis mati” industri AMDK. Meski begitu, klaim tersebut telah ditolak oleh sejumlah peneliti dan pakar ekonomi.

Baca juga: Pelabelan BPA Pada Galon AMDK Diklaim Matikan Industri, Akademisi UI: Tidak Benar!

BPOM juga disebut telah memberikan waktu tiga tahun bagi produsen AMDK untuk berbenah dan mempersiapkan diri sebelum aturan itu berlaku penuh.

Cleo dukung pelabelan BPA

Tak semua produsen AMDK menolak rancangan regulasi yang ditujukan untuk melindungi konsumen ini. Regional Manager AMDK Cleo, Yohanes Catur Arkiyono, mengungkapkan pihaknya sangat mendukung wacana BPOM dalam penyusunan regulasi tersebut.

“Kalau dari Cleo sangat mendukung regulasi BPOM ini karena kita akan menjaga bahwa paparan BPA itu harus dapat diminimalkan,” ujar Yohanes dalam Webinar FMCG Insights Talk dengan tema "Pelabelan BPA: Menuju Masyarakat Sehat dengan Pasar Sehat", Kamis (21/4/2022).

Yohanes menambahkan, produk galon Cleo sendiri sudah mengantisipasi kebutuhan masyarakat akan kesehatan di masa depan karena sudah sejak lama memproduksi galon non-polikarbonat dan mencantumkan label ‘BPA Free’.

“Waktu Cleo hadir di tengah masyarakat itu suatu tantangan yang luar biasa tetapi secara perlahan kita tingkatkan kualitas dan ternyata di Indonesia sendiri aturan itu akan dilakukan Jadi, kita sudah tidak cukup kerepotan untuk itu,” tambah Yohanes.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved