Hasto Jawab Soal Isu Keretakan PDIP dengan Ganjar terkait Pilpres 2024

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto membantah isu renggangnya hubungan partai dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto usai Senam Sicita di Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (20/5/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto membantah isu renggangnya hubungan partai dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Hasto menegaskan, bahwa hubungan partai berlambang moncong putih itu dengan Ganjar baik-baik saja.

Menurutnya, kalaupun ada kabar kerenggangan, hal ini disuarakan oleh pihak lain di luar partai.

"Renggang, jauh, dekat itukan persepsi yang suatu skenario politik yang digalang pihak lain," kata Hasto ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (27/5/2022).

Baca juga: Tak Cuma Ganjar, Projo Akui Undang Juga Puan Maharani dan Para Ketum Partai Koalisi di Rakernas

Diketahui, kabar kerenggangan tersebut berhembus setelah Ganjar diprediksi akan maju sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024.

Hasto mengatakan, bahwa Ganjar adalah kepala daerah yang berasal dari proses di tubuh partai.

Tentunya, hal itu sama dengan kepala daerah yang berasal dari partai seperti Gubernur Bali I Wayan Koster dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey.

Sehingga, tidak ada kerenggangan seperti yang disebut sejumlah pihak.

Apalagi, kata Hasto, partainya baru saja berkomunikasi dengan Ganjar bersama kepala daerah lainnya untuk mendengarkan laporan dari mereka.

Meski begitu, Hasto tak memerinci laporan apa yang dimaksud tersebut.

"Tadi seluruh Gubernur PDIP ikut laporan dari kepala sekretariat Pak Koster ikut, Pak Olly Dondokambey ikut, Pak Ganjar juga ikut," tegasnya.(*)

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved