Survei SMRC Soal Sikap Publik Terhadap Pancasila: Harus ada Upaya Sosialisasi dan Internalisasi
Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden
Penulis:
Gita Irawan
Editor:
Eko Sutriyanto
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) terbaru yang dilakukan pada 10 sampai 17 Mei 2022 menunjukkan temuan terkait sikap publik atau terhadap Pancasila berada di level sedang apabila nilai baik atau lebih baik pada skor 80 atau lebih tinggi.
Dalam studi SMRC, skor sikap publik terhadap sila pertama yang berkaitan dengan Ketuhanan Yang Maha Esa mencapai 75,3 dalam skala 0 sampai 100.
Sedangkan skor sikap publik terhadap sila kedua yang berkaitan dengan Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab lebih rendah lagi yakni 65,3 dalam skala 0 sampai 100.
Untuk skor sikap publik terhadap sila ketiga atau yang berkaitan dengan Persatuan Indonesia, lanjut dia, mencapai 68,8 dalam skala 0 sampai 100.
Skor sikap publik terhadap sila keempat atau yang berkaitan dengan Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijakaanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan, kata dia, mencapai 77,3 dalam skala 0 sampai 100.
Skor sikap publik pada sila kelima atau yang berkaitan dengan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia mencapai 79,2 dalam skala 0 sampai 100.
Baca juga: Survei SMRC Sebut Tingkat Toleransi Masyarakat Indonesia Masih Rendah
"Kalau kita ambil rata-rata tentang sikap publik secara nasional terhadap sila-sila dari Pancasila ini adalah 73,2. Artinya hanya sedang. Harus ada upaya-upaya sosialisasi, internalisasi terhadap nilai-nilai Pancasila ini sehingga sikap masyarakat lebih tinggi," kata Saiful di kanal Youtube SMRC TV pada Rabu (1/6/2022).
Populasi survei tersebut adalah seluruh warga Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih atau sudah menikah ketika survei dilakukan.
Dari populasi tersebut dipilih secara random (stratified multistage random sampling) 1.220 responden.
Responden yang dapat diwawancarai secara valid sebesar 1.060 atau 87 % untuk kemudian dianalisis.
Margin of error dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar kurang lebih 3,07 % pada tingkat kepercayaan 95 % (asumsi simple random sampling)
Respondem terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.
Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 % dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih.
Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti.