Kunjungan Jokowi ke Rusia dan Ukraina

Jokowi Dikawal 39 Personel Pasukan Elite Saat Kunjungi Ukraina dan Rusia, Tim Diberi Latihan Khusus

39 personel dari pasukan elite Paspampres bakal mengawal Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat mengunjungi Ukraina dan Rusia.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Warta Kota/Alex Suban
Anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) berlatih sebelum kegiatan Presiden Joko Widodo meresmikan Persemaian Modern Rumpin di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/6/2022). Terkait rencana kunjungan Presiden Jokowi ke Rusia dan Ukraina, Danpaspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo mengatakan kepada wartawan bahwa Paspampres telah berlatih dan menyiapkan 39 personel bersenjata laras panjang untuk melaksanakan pengamanan dan penyelamatan presiden saat kunjungan kenegaraan di dua negara yang sedang dilanda konflik tersebut. Warta Kota/Alex Suban 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - 39 personel dari pasukan elite Paspampres bakal mengawal Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat mengunjungi Ukraina dan Rusia.

Jokowi dijadwalkan akan menemui Presiden Volodymyr Zelensky di Kyiv dan Presiden Vladimir Putin di Moskow pada akhir Juni 2022 ini.

Komandan Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) Mayjen Tri Budi Utomo mengatakan pasukan elite yang mengawal Presiden Jokowi saat kunjungan ke Kyiv, Ukraina dibagi menjadi tiga tim, yakni tim utama, tim penyelamatan, dan tim advance atau tim pendahulu.

Total personel yang akan diterjunkan berjumlah 39 orang.

Tim utama adalah tim yang melekat pada Presiden Jokowi, berjumlah 19 orang.

"Kalau kita sendiri yang melekat ke beliau (Jokowi) ada 19, ditambah matannya (tim penyelamatan) sendiri 10 (orang) di sana. Berarti 29 (orang), ditambah dengan 10 orang yang sudah stand by di sana," kata Tri saat dihubungi, Kamis (23/6/2022).

Baca juga: Ragam Pengamanan Jokowi di Rusia dan Ukraina: Dikawal Kopassus hingga Kelengkapan Paspampres

Tri mengatakan personel Paspampres yang diterjunkan mengawal Presiden Jokowi itu juga dibekali sejumlah peralatan canggih, mulai dari helm, rompi antipeluru, hingga senjata laras panjang.

Bahkan pihak Ukraina, kata Tri, memperbolehkan Paspampres membawa senjata laras panjang dengan amunisi tidak terbatas.

”Ukraina sudah memberi kita keleluasaan membawa senjata laras panjang sesuai jumlah personel Paspampres kita dengan amunisi yang tidak terbatas,” katanya.

Tri mengaku percaya diri dalam melakukan pengamanan presiden meski kedua negara tersebut saat ini masih berperang.

Baca juga: Amankan Jokowi di Ukraina dan Rusia, Paspampres Bawa Senjata Laras Panjang dengan Amunisi Penuh

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved