Bursa Capres

Sentil Parpol Koalisi Jelang Pilpres, Partai Gelora: Tujuannya Hanya Jual Tiket Capres

Anis Matta sebut sikap parpol yang hanya menjual tiket capres saja telah merusak sistem perpolitikan di Indonesia.

Warta Kota/YULIANTO
Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta tak tertarik membahas isu penundaan Pemilu 2024 yang ramai dibicarakan sejumlah tokoh dan elite politik dilihat dari perspektif manapun, saat ditemui oleh awak media dari Warta Kota (Tribun-Network) di Kantornya Partai Gelora Media Center, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (30/3/2022). Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta menyentil sejumlah partai yang berkoalisi jelang pilpres 2024. Anis Matta mengaku heran terhadap manuver partai politik yang tidak mencalonkan kadernya sendiri sebagai capres, tapi justru ingin mencalonkan orang lain. (Warta Kota/YULIANTO) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta menyentil sejumlah partai politik yang berkoalisi jelang pilpres 2024.

Anis Matta mengaku heran terhadap manuver partai politik yang tidak mencalonkan kadernya sendiri sebagai capres, tapi justru ingin mencalonkan orang lain.

Padahal menurut Anis Matta, dengan mengajukan kader sendiri sebagai capres, maka mesin partai akan bergerak dan kader pun percaya diri.

"Tapi dengan mengajukan pimpinan sendiri atau kader sendiri, maka mesin partai akan bergerak. Kader akan merasa confident (percaya diri), karena partai mengajukan capresnya sendiri. Tapi kalau koalisi-koalisi ini, tujuannya hanya mau menjual tiket capres saja," kata Anis dalam keterangannya yang dikutip, Kamis (30/6/2022).

Anis menuturkan, sikap parpol yang hanya menjual tiket capres saja telah merusak sistem perpolitikan di Indonesia.

Sebab, kata dia, dalam pikiran mereka yang ada hanyalah politik transaksional dan tentu merusak fungsi dasar pendirian parpol.

"Dengan sibuk bermanuver menjual tiket capres saja, menurut saya partai politik tersebut telah merusak sistem perpolitikan kita. Mereka telah merusak fungsi dasar dari pendirian partai politik itu sendiri, karena yang ada dipikiran mereka adalah politik transaksional," ujarnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved