Ibadah Haji 2022

Soal Kasus Haji Furoda, Menag Yaqut Ajak Pemerintah Arab Saudi Diplomasi Guna Pengawasan Visa Furoda

Menag Yaqut akan melakukan diplomasi dengan Pemerintah Arab Saudi terkait pelaksanaan Haji Furoda di Indonesia, terutama soal transksional visa furoda

Tim Media Center Haji 2002
Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas tiba di Tanah Suci, Arab Saudi, Senin (4/7/2022) pukul 01.09 waktu Arab Saudi. | Menag Yaqut berjanji akan melakukan diplomasi dengan Pemerintah Arab Saudi terkait pelaksanaan Haji Furoda di Indonesia, terutama soal transksional visa furoda di Indonesia. 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas, turun tangan menangani kasus haji furoda yang kini menjadi sorotan publik.

Yaqut mengatakan ia akan melakukan diplomasi dengan Pemerintah Arab Saudi terkait pelaksanakan haji furoda, atau haji jalur undangan Kerajaan Arab Saudi.

Pasalnya, menurut Yaqut, kuota haji furoda ini sepenuhnya adalah kewenangan dari Pemerintah Arab Saudi.

Sehingga Kemenag hanya bisa membantu dengan upaya diplomasi, agar pelaksanaan haji furoda ini bisa tertata baik.

"Itu sepenuhnya kewenangan pemerintah Saudi. Ya itu tadi tugas kita hanya melakukan diplomasi agar prakteknya bisa tertata lebih baik, nggak acak adul lah," kata Yaqut, Rabu (6/7/2022), dilansir Kompas.com.

Lebih lanjut, Yaqut menjelaskan, diplomasi yang dilakukan nantinya berupa pengawasan penyelenggaraan haji furoda di Indonesia.

Baca juga: 46 WNI Gagal Berhaji Lewat Jalur Haji Furoda, Alamat Kantor Tak Sesuai Fakta & Proses Refund

Terutama dalam urusan visa, agar tidak terjadi lagi pembatalan keberangkatan haji, seperti nasib yang menimpa 46 jemaah calon haji furoda asal Bandung Barat.

Serta terkait transaksional visa, karena jika menggunakan visa furoda seharusnya visa jemaah tidak dipungut biaya atau gratis.

"Melakukan pengawasan atas pelaksanaan itu terutama pada proses transaksional visa. Karena kita tau visa itu (visa furoda) nggak ada bayarnya karena undangan kan," ucap Yaqut.

Yaqut pun mengimbau para penerima undangan haji furoda bisa melapor ke Kemenag.

Agar nantinya Kemenag bisa mendata berapa jumlah jemaah yang berhaji dengan visa haji, visa furoda, atau visa lainnya.

"Berapa banyak yang keluar tapi jenis visanya kita belum tau apakah itu mujamalah, apakah itu visa ziarah. Kita cek nanti setelah selesai semua nih."

"Setelah selesai kita akan tau mana yang berangkat pakai visa mujamalah, furoda berapa yang pakai visa tenaga kerja, berapa yang pakai visa wisata, kita akan tahu semua setelah ini (ibadah haji selesai)," pungkasnya.

Baca juga: Proses Pengembalian Dana Calon Jemaah Haji Furoda Butuh Waktu 3 Hari Kerja Sejak Permohonan Diajukan

Fraksi PKS Dorong Pembentukan Regulasi Haji Furoda yang Lebih Jelas

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved