Polisi Tembak Polisi

Setumpuk Prestasi Irjen Ferdy Sambo, Sosok Ini yang Tolak dan Dukung Penonaktifan Kadiv Propam Polri

Sosok Irjen Pol Ferdy Sambo masih menjadi perbincangan lantaran rumahnya menjadi lokasi baku tembak dua polisi.

Editor: Wahyu Aji
Kolase Tribunnews.com
Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sosok Irjen Pol Ferdy Sambo masih menjadi perbincangan lantaran rumahnya menjadi lokasi Baku tembak dua polisi.

Perwira tinggi Polri yang sejak 16 November 2020 menjabat sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia, ini punya sederet prestasi.

Ferdy Sambo adalah perwira tinggi Polri, lulusan Akpol 1994 yang berpengalaman dalam bidang Reserse.

Setumpuk kasus yang menjadi perhatian publik, pernah ditangani olehnya.

Mulai dari bom di Sarinah Thamrin tahun 2016, pengungkapan kasus kopi yang diduga mengandung racun sianida tahun 2016, pengungkapan kasus Perdagangan Orang Jaringan Timur Tengah tahun 2018.

Selanjutnya ada penangkapan dan pengungkapan kasus surat palsu dengan DPO DJoko Tjandra tahun 2020 hingga kebakaran di Kejaksaan Agung tahun 2022.

Namun karena terseret kasus baku tembak di rumah dinasnya di Komplek Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, muncul wacana penonaktifan Ferdy Sambo dari jabatan Kadiv Propam Polri.

Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menonaktifkan Irjen Ferdy Sambo dari jabatan selaku Kadiv Propam. 

"Alasannya, Irjen Ferdy Sambo adalah saksi kunci peristiwa yang menewaskan ajudannya tersebut. Hal tersebut, agar diperoleh kejelasan motif dari pelaku membunuh sesama anggota Polri," ungkap dia.

Tapi Kapolri Jenderal Listyo Sigit menilai langkah itu terburu-buru.

Baca juga: Brigadir J Tewas di Rumah Kadiv Propam, Kapolri Jenderal Listyo Tolak Sanksi Nonaktifkan Ferdy Sambo

Sigit menuturkan pihaknya tidak mau terburu-buru memberikan sanksi nonaktif kepada Irjen Sambo.

Dirinya mendorong tim pencari fakta untuk mengungkap kasus penembakan Brigadir J oleh Bharada E.

"Tim bekerja, tim gabungan sudah dibentuk. Nanti rekomendasi dari tim gabungan ini akan menjadi salah satu yang kita jadikan dengan kebijakan-kebijakan. Tentunya kita tidak boleh terburu-buru," kata Sigit di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (12/7/2022).

Hal yang sama juga diungkapkan Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto.

Politisi PDI Perjuangan ini menyebutkan, usulan untuk menonaktifkan Ferdy Sambo itu terlalu jauh.

"Jadi untuk penonaktifan pada Kadiv Propam ya itu terlalu jauh. Kalau atas dasar pemberitaan yang ada, itu terlalu jauh," kata Pacul, sapaan akrabnya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/7/2022).

Pacul mengatakan menonaktifkan seorang perwira tinggi melalui proses yang tidak sederhana, dan harus terbukti ada kesalahan yang dibuatnya.

Sementara, saat insiden itu terjadi, Irjen Ferdy Sambo tak ada di tempat kejadian perkara.

Berbeda dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Menkopolhukam sekaligus Ketua Kompolnas Mahfud MD dan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo. Mahfud menyebut penjelasan Polri soal peristiwa baku tembak di rumah Sambo tak jelas.
Menkopolhukam sekaligus Ketua Kompolnas Mahfud MD dan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo. Mahfud menyebut penjelasan Polri soal peristiwa baku tembak di rumah Sambo tak jelas. (Kolase Tribunnews.com)

Ketua Kompolnas ini memyambut baik usulan penonaktifan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

“Ya itu juga alasan yang masuk akal yang saya baca di media dan banyak pesan-pesan yang disampaikan ke saya agar menyampaikan ke Kapolri untuk menonaktifkan dulu Sambo,” kata Mahfud MD, dikutip Jumat (15/7/2022).

Hal yang sama diungkapkan Anggota Komisi III DPR RI Trimedya Panjaitan yang meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menonaktifkan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

"Saya dari beberapa hari yang lalu sudah mengusulkan hal itu," kata Trimedya kepada wartawan, Jumat (15/7).

Profil Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo

Dikutip dari Tribunewswiki, Irjen Ferdy Sambo ditunjuk sebagai Kadiv Propam Polri pada November 2020.

Dengan demikian, Ferdy Sambo sudah menjabat sebagai Kadiv Propam Polri sekira setahun 7 bulan. 

Kapolri saat itu, Jenderal Idham Azis menunjuk Ferdy Sambo untuk mengisi posisi Kadiv Propam setelah posisi tersebut kosong usai Kadiv Propam Irjen Pol Ignatius Sigit Widiatmono meninggal pada 30 Oktober 2020.

Putri Candrawathi Istri Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo. (Foto: twitter)
Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo dan istrinya (Foto: twitter) (Foto Via Tribun Medan)

Penunjukan itu kemudian membuat pangkat Ferdy Sambo naik dari Brigjen atau bintang satu menjadi Irjen atau bintang dua.

Sebelum menjabat sebagai Kadiv Propam, Ferdy Sambo menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.

Posisi ini dipegang Ferdy Sambo sejak 2019.

Ferdy Sambo merupakan lulusan Akpol 1994.

Sepanjang kariernya, ia banyak berpengalaman di bidang reserse.

Baca juga: Polisi Tembak Polisi di Rumahnya, Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo Masih Berdinas Seperti Biasa

Ferdy Sambo berasal dari Barru, Sulawesi selatan.

Jenderal bintang dua ini lahir pada Februari 1973 atau saat ini berusia 49 tahun,

Berbagai posisi pernah dipegang Ferdy Sambo

Mulai dari Kapolres hingga Direktur Tindak Pidana Umum. 

Irjen Pol Ferdy Sambo saat memberi pengarahan disela kunjungannya ke Polres Nganjuk, Kamis (20/1/2022).
Irjen Pol Ferdy Sambo saat memberi pengarahan disela kunjungannya ke Polres Nganjuk, Kamis (20/1/2022). (Dok. Polri)

Ia pernah dua kali menjadi Kapolres yakni Kapolres Purbalingga pada 2012 dan Kapolres Brebes pada 2013. 

Ia juga pernah menjabat sebagai Wadirreskrimum Polda Metro Jaya pada 2015, Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri pada 2016 dan Koordinator Spripim Kapolri.

Sejumlah kasus pernah ditangani oleh Ferdy Sambo.

Baca juga: Baku Tembak di Rumah Irjen Ferdy Sambo, Mahfud MD Ingatkan Kredibilitas Polri Jadi Taruhan

Di antaranya ia pernah mengungkap kasus prostitusi berkedok LC Karaoke di Tangerang Selatan.

Ferdy Sambo juga menangani kasus kebakaran Gedung Kejaksaan Agung saat menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri. 

Secara lengkap, berikut riwayat jabatan Ferdy Sambo

- Pamapta C Polres Metro Jakarta Timur (1995)

- Katim Tekab Polres Metro Jakarta Timur (1995)

- Kanit Resintel Polsek Metro Pasar Rebo Polres Metro Jakarta Timur (1997)

- Kanit Resintel Polsek Metro Cakung Polres Metro Jakarta Timur (1997)

- Wakapolsek Metro Matraman Polres Metro Jakarta Timur (1999)

- Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur (2001)

- Kasat Reskrim Polres Bogor Polda Jabar (2003)

- Kanit IV Satops I Dit Reskrim Polda Jabar (2004)

- Kasubbag Reskrim Polwil Bogor (2005)

- Wakapolres Sumedang Polda Jabar (2007)

- Kasiaga Ops Biroops Polda Metro Jaya (2008)

- Kasat V Ranmor Dit Reskrimum Polda Metro Jaya (2009)

- Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat (2010)

- Kapolres Purbalingga (2012)

- Kapolres Brebes (2013)

- Wadirreskrimum Polda Metro Jaya (2015)

- Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri (2016)

- Kasubdit III Dittipidum Bareskrim Polri (2016)

- Koorspripim Polri (2018)

- Dirtipidum Bareskrim Polri (2019)

- Kadivpropam Polri (2020) (*)

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved