Ziarah ke Makam Bung Karno, Partai Mahasiswa Indonesia Harap Warisi Semangat Juang Sang Proklamator

Partai Mahasiswa Indonesia melakukan ziarah ke makam Bung Karno di Blitar, Jawa Timur.

Editor: Adi Suhendi
Istimewa
Partai Mahasiswa Indonesia (PMI) berziarah ke makam Proklamator Indonesia, Ir Soekarno di Blitar, Jawa Timur pada Jumat (15/7/2022). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Mahasiswa Indonesia (PMI) Eko Pratama menyampaikan harapan besarnya agar para pengurus dan kadernya bisa meneladani semangat juang proklamator Ir Soekarno dalam upaya memerdekakan Indonesia dari tangan para penjajah.

Hal tersebut disampaikan Eko saat berziarah ke makam Proklamator Indonesia, Ir Soekarno di Blitar, Jawa Timur, Jumat (15/7/2022).

"Kita harus mengingat kembali sejarah untuk apa kemerdekaan itu diperjuangkan," ujar Eko dalam keterangannya.

Ziarah makam bung Karno tersebut merupakan bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional, Partai Mahasiswa Indonesia.

Dikatakan Eko, Bung Karno adalah sosok bapak bangsa yang diidolakan oleh kawula muda Indonesia, tak heran banyak orasi yang disampaikan dan pemikiran-pemikiran dari Bung Karno yang dijadikan kutipan untuk membakar semangat dalam menjalani kehidupan bernegara.

Baca juga: Eko Pratama: Partai Mahasiswa Indonesia dan BEM Nusantara Tidak Berkaitan

"Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan ku cabut (gunung) Semeru dari akarnya. Berikan aku 10 pemuda niscaya akan ku guncangkan dunia. Dan perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri. Itulah salah satu kutipan Bung Karno yang menginspirasi," katanya.

Penampakan kantor Partai Mahasiswa Indonesia.
Penampakan kantor Partai Mahasiswa Indonesia. (YouTube/KompasTV)

Tidak hanya itu, Eko menyebut bahwa Bung Karno selalu berpesan agar bangsa Indonesia selalu menjaga persatuan dan kesatuan.

Karena itu merupakan modal utama dari kekuatan Indonesia sebagai national state.

Baca juga: Soal Pro Kontra Partai Mahasiswa, Pengamat: Secara Moral dan Adminstratif Tak Patut dan Menggelikan

"Tidak ada bangsa besar tanpa adanya kerukunan. Tidak ada bangsa yang besar tanpa ada persatuan. Tidak ada pembangunan jika tidak ada kerukunan dan kedamaian. Dalam sejarah, negara kuat selalu menjaga persatuan dan keutuhan negaranya dan Partai Mahasiswa akan menjadi bagian dari kelompok yang menjaga hal tersebut," ucapnya.

Dirinya berharap besar agar Partai yang kini dipimpinnya bisa memberikan kontribusi yang aktif dan positif bagi bangsa dan negara ke depannya.

"Semoga hadirnya Partai Mahasiswa Indonesia (PMI) dapat memberikan perubahan-perubahan yang positif untuk pengawalan kepentingan rakyat demi kemajuan Negara Indonesia," katanya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved