Sebut Nama Jokowi, Nusron Wahid: Seorang Pemimpin Harus Dekat dengan Rakyatnya  

Wakil Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Nusron Wahid, mengatakan seorang pemimpin harus dekat dengan rakyat sehingga dapat penuhi kebutuhan

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Wahyu Aji
ist
Waketum PBNU Nusron Wahid hadir dalam Diskusi Publik Bersama Tokoh bertema "Integritas Kepemimpinan Nasional Totalitas Pengabdian Untuk Indonesia" di Auditorium UTC, Kampus UNJ Jakarta, Senin (25/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Nusron Wahid, mengatakan seorang pemimpin harus dekat dengan rakyat sehingga dapat memenuhi kebutuhannya.

Pernyataan itu disampaikan dalam acara diskusi bertema "Integritas Kepemimpinan Nasional: Totalitas Pengabdian untuk Indonesia Maju" di Universitas Negeri Jakarta, Senin (25/7/2022).

Nusron Wahid mencontohkan upaya Jokowi memenuhi kebutuhan rakyat.

Salah satunya keberanian menyetop ekspor minyak goreng.

"Pak Jokowi stop ekspor minyak goreng untuk melayani rakyat," kata Nusron saat menjadi pembicara di diskusi publik, Senin (25/7/2022).

Menurut dia, Jokowi dekat dengan rakyat sehingga menjadi paham apa yang dirasakan rakyat.

"Pemimpin harus tahu apa yang dimau oleh rakyat," kata Nusron.

Untuk diketahui, diskusi publik dihadiri oleh ribuan mahasiswa UNJ.

Baca juga: UNJ Kini Resmi Operasikan SangSang Univ Zone, Hasil Kerjasama dengan KT&G

Selain Nusron, hadir juga politikus muda yang juga Ketua Taruna Merah Putih Maruarar Sirait.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved