Kontroversi ACT

Dana ACT Mengalir ke Koperasi Syariah 212, Novel Bamukmin: PA 212 Punya Lembaga Kemanusiaan Sendiri

Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin buka suara soal adanya temuan Polri terkait dana donasi Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengalir ke Koperasi Syariah 212.

Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PA 212 Novel Bamukmin 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Persaudaraan Alumni (PA 212) Novel Bamukmin buka suara soal adanya temuan Polri terkait dana donasi Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengalir ke Koperasi Syariah 212.

Nominal dana yang mengalir ke Koperasi Syariah 212 dikatakan Polri mencapai Rp 10 miliar.

Dana tersebut disebut polisi merupakan dana CSR dari Boeing Community Invesment Found (BCIF) untuk donasi ahli waris korban pesawat Lion Air JT-610.

Terkait hal tersebut, Novel Bamukmin membantah kalau PA 212 memiliki kaitan dengan ACT.

Sebab kata dia PA 212 memiliki lembaga kemanusiaan sendiri.

"Kami PA 212 tidak ada kaitan juga dengan ACT karena kami PA 212 punya lembaga kemanusiannya sendiri," kata Novel Bamukmin saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Selasa (26/7/2022).

Baca juga: Terima Duit Rp10 Miliar dari ACT Pengurus Koperasi Syariah 212 Bakal Diperiksa Bareskrim Pekan Depan

Novel Bamukmin menambahkan, nomor rekening milik lembaga kemanusiaan PA 212 itu juga terhubung langsung pada sekretariat PA 212.

Terlebih, dalam melakukan gerakan sosial, saat itu PA 212 selalu terlibat langsung dengan Front Pembela Islam (FPI).

"Kami juga bekerja sama dengan FPI dalam setiap aksi kemanusian baik tanggap bencana maupun aksi bakti sosial," ucap dia.

Berikut profil Koperasi Syariah 212 yang diduga turut menerima dana penyelewengan yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT).
Koperasi Syariah 212 yang diduga turut menerima dana penyelewengan yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT). (Istimewa)

Tak hanya itu, Novel Bamukmin juga menyatakan kalau Koperasi Syariah 212 tidak berkaitan langsung dengan PA 212.

Sebab kata dia, sejak digelarnya Aksi Bela Islam di tahun 2016 banyak wadah organisasi yang mengatasnamakan 212.

Baca juga: Nasib Penahanan 4 Petinggi ACT Ditentukan Jumat Pekan Ini, Bakal Diperiksa Usai Jadi Tersangka

Karena itu, dia meyakini saat itu tidak ada pendanaan dari pihak lain dalam aksi 212.

"Jadi perlu ditelusuri koperasi syariah itu tanggal berapa berdirinya dan saya yakin dengan reuni 212 tidak ada kaitannya dengan koperasi syariah 212," kata dia.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved