Ingatkan Ancaman Krisis Pangan, Wapres Ma'ruf Minta MUI Berperan Tenangkan Masyarakat

Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengingatkan ancaman krisis pangan yang diprediksi akan melanda dunia.

Istimewa
Wakil Presiden (Wapres) KH Maruf Amin - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengingatkan ancaman krisis pangan yang diprediksi akan melanda dunia. 

Laporan wartawan Tribunnews.com , Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengingatkan ancaman krisis pangan yang diprediksi akan melanda dunia.

Selain krisis pangan, Ma'ruf mengingatkan krisis yang timbul akibat konflik Rusia dan Ukraina.

"Kita menghadapi krisis yang diperkirakan krisis energi, pangan dan krisis keuangan," ujar Ma'ruf dalam sambutannya pada Milad ke-74 MUI di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Selasa (26/7/2022).

Baca juga: Dibayangi Krisis Ekonomi Global, Ekonom Sebut Indonesia Masih Relatif Jauh dari Resesi

Dirinya meminta MUI berperan dalam menyiapkan masyarakat menghadapi krisis ini.

MUI, kata Ma'ruf, juga dapat memberikan pengertian dan meningkatkan kesabaran masyarakat dalam menghadapi krisis ini.

"Oleh karena itu partisipasi MUI diharapkan untuk masyarakat supaya bersabar berhati hati. Kemudian masyarakat juga melakukan upaya persiapan dalam menghadapinya," tutur Ma'ruf.

Wakil Presiden RI KH Maruf Amin dalam sambutannya pada Milad ke-74 MUI di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Selasa (26/7/2022).
Wakil Presiden RI KH Maruf Amin dalam sambutannya pada Milad ke-74 MUI di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Selasa (26/7/2022). (Tribunnews/Fahdi Fahlevi)

Baca juga: Hadapi Ancaman Krisis Pangan, Komisi IV DPR Tekankan Pentingnya Swasembada Pangan Nasional

Ma'ruf mengatakan agama telah mengajarkan umatnya untuk bersiap menghadapi krisis.

"Salah satu bahaya diperkirakan datang krisis pangan, krisis energi, krisis keuangan. Ini hal karena itu menjadi kewajiban MUI bersama-sama untuk menghadapi keadaan ini tidak panik, tidak risau. Tapi kita mempersiapkan diri untuk mempersipakan pangan di berbagai daerah supaya kita tidak kekurangan pangan," pungkas Ma'ruf. (*)

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved