Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran Maafkan Penyunting Profilnya di Wikipedia, Laporan Dicabut

Ketua Umum Sahabat Polisi Indonesia, Fonda Tangguh mengatakan pihaknya memutuskan hal tersebut setelah Irjen Fadil memaafkan Nyoman.

Tribunnews.com/Fersianus Waku
Ketua Umum Sahabat Polisi Indonesia, Fonda Tangguh di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (26/7/2022). Ketua Umum Sahabat Polisi Indonesia, Fonda Tangguh mengatakan pihaknya memutuskan cabut laporan setelah Irjen Fadil memaafkan Nyoman. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fersianus Waku

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sahabat Polisi Indonesia memutuskan mencabut laporannya terhadap Nyoman Edi, yang menuding Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menerima suap dari Irjen Ferdy Sambo.

Ketua Umum Sahabat Polisi Indonesia, Fonda Tangguh mengatakan pihaknya memutuskan hal tersebut setelah Irjen Fadil memaafkan Nyoman.

"Saya pribadi dan organisasi mengapresiasi langkah dari pak Kapolda yang sudah memaafkan yg bersangkutan. Maka dari satu saya mencabut laporan yang saya buat," kata Fonda kepada Nyoman, seperti dikutip dari Instagram @kapoldametrojaya, Sabtu (30/7/2022).

Baca juga: Punya Pengalaman Buruk dengan Polisi, Alasan Nyoman Edit Wikipedia Irjen Fadil Imran

Sementara, Fadil memaafkan Nyoman Edi. Ia mengaku sejak awal dirinya tak mau melaporkan dan tak merasa sakit hati atas edit yang dibuat Nyoman di Wikipedia.

"Dari Awal saya juga tidak pernah mau melaporkan, tidak merasa sakit hati sama sekali dengan editan-editan Nyoman itu," ujarnya.

Karena itu, Fadil meminta penyidik agar tak melanjutkan laporan yang dibuat Sahabat Polisi.

"Saya sudah minta kepada penyidik supaya enggak usah diproses hukum. Di sini yang penting Nyoman menyadari itu bahwa ini sesuatu yg buruk jangan diulangi lagi," ungkapnya.

Ia menuturkan apa yang dialaminya tersebut merupakan sebuah risiko menjadi seorang pejabat publik.

"Bagi saya itu menjadi risiko bagi seorang pejabat publik yah apalagi dalam tugas-tugas mengungkap sebuah peristiwa yah yang memang berbasis fakta dan mencari kebenaran gapapa itu biasa, sering. Itu tidak masalah," ucapnya.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved