Breaking News:

Pujian untuk Irjen Fadil Imran, Ahmad Sahroni: Contoh Nyata Penerapan Restorative Justice di Polri

Ahmad Sahroni menyambut baik apa yang dilakukan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memaafkan penyunting hoaks profilnya di Wikipedia.

Penulis: Reza Deni
Editor: Wahyu Aji
Kolase Tribunnews.com
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni memuji Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran. 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR RI  Fraksi Nasdem Ahmad Sahroni menyambut baik apa yang dilakukan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran yang menemui dan memaafkan tersangka penyunting hoaks profil Wikipedia Fadil yang bernama Nyoman Edi.

Menurut Sahroni, keputusan Fadil tersebut merupakan langkah yang sangat bijak.

“Ini merupakan sikap yang sangat bijak dari Kapolda Metro dalam menghadapi kritikan, di mana kita harus menghadapinya dengan kepala dingin dan prinsip restorative justice," kata Sahroni kepada wartawan, Sabtu (30/7/2022).

Sahroni menambahkan,sikap Kapolda Metro yang memaafkan pelaku adalah contoh yang sangat baik tentang bagaimana cara menghadapi kritikan.

"Jadi dalam hal ini, saya rasa langkah Kapolda sudah sangat arif dan bijak,” ujar Sahroni.

Sahroni menambahkan, penerapan prinsip restorative justice dalam menangani kasus seperti ini memang sangat diperlukan dan harus dimulai dari internal polisi itu sendiri.

“Restorative Justice sejatinya memang harus dimulai sejak dalam pikiran dan hati para polisi terutama jenderal-jenderal agar menjadi contoh dan teladan bagi anggota-anggota di bawahnya," kata dia.

"Jadi apa yang dilakukan Pak Kapolda Metro adalah contoh nyata penerapan restorative justice di tubuh Polri," pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran memaafkan Nyoman Edi, penyunting profilnya di Wikipedia.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved