Ibadah Haji 2022

Kepulangan Jemaah Haji Indonesia dari Madinah Kebanyakan Malam Hari, Ternyata ini Alasannya

Jadwal pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang ke-2 dari Madinah ke tanah air  bakal lebih banyak pada sore dan malam hari.

Penulis: Aji Bramastra
Editor: Hasanudin Aco
Tribunnews.com/Aji Bramastra
Jemaah haji gelombang ke-2 dari embarkasi Jakarta Bekasi tiba di Bandara Prince Mohamed bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah untuk bersiap pulang ke Tanah Air, Sabtu (30/7/2022) waktu Arab Saudi. 

TRIBUNNEWS.COM, MADINAH - Jadwal pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang ke-2 dari Madinah ke tanah air  bakal lebih banyak pada sore dan malam hari.

Kepala Seksi Pelayanan Kedatangan dan Pemulangan (Yanpul) Jemaah Indonesia, Edayanti Dasril menjelaskan ada pertimbangan cuaca di balik jadwal kepulangan tersebut.

Edayanti menjelaskan cuaca di Madinah lebih panas dari Jeddah.

Suhu di Madinah pada siang hari bisa mencapai 49 derajat Celcius.

Baca juga: Kemenag: 50 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Pulang ke Tanah Air

Panasnya cuaca ini mempengaruhi Maximum Takeoff Weight (MTOW) alias berat lepas landas maksimum, titik dimana pilot diizinkan untuk lepas landas karena batasan struktural atau lainnya.

Semakin panas, maka MTOW semakin berkurang.

"Padahal, jemaah haji dikenal membawa lebih banyak barang ketika pulang," kata Edayanti.

Karena itu, Edayanti menjelaskan pihaknya bersama maskapai memilih waktu penerbangan malam hari.

Dia mengungkapkan pesaway tak mungkin mengurangi bahan bakar apalagi jumlah jamaah demi memenuhi berat landas maksimum tersebut.

“Inilah kenapa kita berusaha semaksimal mungkin untuk terbang di malam hari supaya semuanya terangkut,”jelas dia.

Adapun jadwal penerbangan jamaah gelombang 2 memang lebih sering berlangsung pada malam hari.

“Antara jam empat sore sampai jam delapan pagi akan sangat banyak kloter,” ujar Edayanti di Bandara AMAA, Madinah, Arab Saudi, Sabtu (30/7/2022).

Meski masih ada kloter yang diterbangkan dalam rentang waktu pukul sembilan pagi hingga enam sore, dia menjelaskan jumlahnya tidak akan banyak.

“Paling banyak dua-tiga kloter. Artinya tidak sebanyak di malam hari,”jelas dia.
Meski demikian, dalam jadwal, ada penerbangan yang tetap diberangkatkan siang hari.

Penerbangan itu biasanya dari embarkasi Solo atau SOC.

Ini karena penerbangan kloter Solo masih transit di India, untuk membuang bahan bakar terlebih dahulu.

“Jadi dari Madinah, India, langsung ke Solo,”ujar dia.

Pemulangan pertama jemaah haji Indonesia gelombang ke-2 dari Bandara Prince Mohamed bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah ke Indonesia berlangsung Sabtu (30/7/2022) dini hari.

Kepulangan terakhir jemaah haji Indonesia musim 2022, akan berlangsung pada 14 Agustus mendatang. (*)

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved