Sembako bantuan Presiden

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Sebut Jumlah Sembako Bantuan yang Terkubur Sebanyak 3,4 Ton

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Auliansyah Lubis membenarkan adanya barang berupa beras yang dikubur di Lapangan KSU, Tirtajaya, Sukmajaya, Kota Depok.

KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO
Lokasi dugaan penimbunan sembako bantuan presiden di Lapangan KSU, Sukmajaya, Kota Depok, Senin (1/8/2022). Beras bantuan sosial tersebut ditimbun di Depok, diduga dipendam 2 tahun lalu saat awal Covid-19 di Indonesia. 

TRIBUNNEWS.COM - Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Auliansyah Lubis mengunjungi lokasi ditemukannya sembako bantuan presiden yang dikubur di Lapangan KSU, Tirtajaya, Sukmajaya, Kota Depok.

Auliansyah Lubis membenarkan adanya barang berupa beras yang dikubur di tanah itu.

"Kita sudah mengunjungi lokasi, kami sepakat semua ya, memang kita lihat ada beras yang ditimbun," kata Auliansyah Lubis dikutip dari Kompas Tv, Rabu (3/8/2022).

Yang perlu diteliti lebih lanjut adalah barang ini barang rusak atau tidak.

"Persoalannya itu beras penimbunan, beras rusak atau lain sebagainya itu kami masih melakukan proses penyelidikan."

"Jadi saya belum bisa meyampaikan di sini beras itu beras apa. Update selanjutnya akan kami sampaikan lagi," sambung Auliansyah Lubis.

Baca juga: Update Beras Bansos Ditimbun di Depok: JNE Kerjasama dengan PT DNR untuk Salurkan Bansos Presiden

Menurut informasi dari Auliansyah Lubis, jumlah bantuan berkisar 3,4 ton.

"Hasil sementara yang kami terima dari JNE itu jumlahnya 3,4 ton (bantuan)."

"(Terkait jenis bantuannya) kami akan meminta bantuan ahli, apakah (3,4 ton) itu hanya beras ataukah ada yang lain, saya tidak bisa menjawab sekarang," lanjut Auliansyah Lubis.

Lebih lanjut pihaknya akan melakukan penyelidikan dan akan memintai keterangan dari beberapa pihak.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved