Polisi Tembak Polisi

Sebelum Autopsi Kedua Brigadir J, Komnas HAM Periksa Bripda Reza dan Bongkar Beda Keterangan Dokkes

Komnas HAM mengungkap telah memeriksa Bripda Reza dan menyebut perbedaan keterangan dokkes yang mengautopsi jenazah Brigadir J

TRIBUN JAMBI/SUANG SITANGGANG
Anggota Polri mengangkat peti jenazah Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang telah dilapisi bendera merah putih, usai autopsi ulang atau ekshumasi digelar di RSUD Sungai Bahar, Muarojambi, Jambi, Rabu (27/7/2022). Komnas HAM mengungkap telah memeriksa Bripda Reza dan menyebut perbedaan keterangan dokkes yang mengautopsi jenazah Brigadir J 

TRIBUNNEWS.COM - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengungkap fakta baru dalam penyelidikan tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Dalam penyelidikan dugaan pelanggaran HAM itu, Komnas HAM telah meminta keterangan sejumlah pihak, di antaranya adik brigadir J yakni Bripda Mahareza Hutabarat.

Selain itu, Komnas HAM juga memanggil para dokter kesehatan (dokkes) yang melakukan autopsi pertama jenazah Brigadir J.

Dari hasil pemeriksaan kepada dokkes, Komnas HAM menyebut adanya perbedaan keterangan satu dokter dengan yang lainnya.

Demikian diungkapkan oleh Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufik Damanik, dalam program Hot Room Metro TV, Jumat (5/8/2022).

Damanik menyebutkan, tahapan Komnas HAM menyelidiki kasus kematian Brigadir J yakni dengan meminta keterangan keluarga Brigadir J.

Terutama yang menyaksikan jenazah Brigadir J saat diserahkan oleh Polri kepada keluarga.

"Termasuk Reza adiknya (Brigadir J), yang  ada di daerah autopsi. Ga jelas ini ada di dalam atau luar ruangan tapi  ada di situ," kata Damanik.

Baca juga: PROFIL Kombes Hari Nugroho, Atasan Ferdy Sambo di Yanma Polri, Pernah Ungkap 45 Kejahatan Seminggu

Kemudian kita minta juga bukti-bukti lain, mereka punya foto video segala macam, kami kemudian bawa ini."

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik memastikan penetapan status tersangka terhadap Bharada E tak mengganggu proses penyelidikan yang dilakukan lembaganya.
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik memastikan penetapan status tersangka terhadap Bharada E tak mengganggu proses penyelidikan yang dilakukan lembaganya. Sebelum Autopsi Kedua Brigadir J, Komnas HAM Periksa Bripda Reza dan Bongkar Beda Keterangan Dokkes (Tribunnews.com/Fersianus Waku)

Kemudian pihaknya meminta keterangan para dokkes yang pertama mengautopsi jenazah Brigadir J.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved