Nancy Pelosi Kunjungan ke Asia

Kondisi Ratusan WNI di Taiwan Aman, Pemerintah Siapkan Skenario Jika Ketegangan di Taiwan Meningkat

Kemlu memastikan WNI di Taiwan dalam kondisi sehat dan aman. Kemlu menyiapkan skenario untuk menyelamatkan WNI tersebut jika ketegangan meningkat.

Editor: Dewi Agustina
Tribunnews.com/Larasati Dyah Utami
Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha. Kemlu memastikan WNI di Taiwan dalam kondisi sehat dan aman. Kemlu menyiapkan skenario untuk menyelamatkan WNI tersebut jika ketegangan meningkat. 

"ASEAN dan RRT (China) harus bekerja lebih keras agar dapat berkontribusi bagi perdamaian dan stabilitas di Kawasan," ujar Retno dalam pernyataannya.

Kapal Induk

Imbas kunjungan ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS Nancy Pelosi, telah membuat Gedung Putih mengutus armada laut beserta kapal induk USS Ronald Reagan untuk berjaga di kawasan Taiwan.

Langkah ini diambil Amerika Serikat setelah militer China meluncurkan serangan rudal balistik jenis hipersonik Dongfeng DF-17 ke wilayah perairan Taiwan dan Jepang pada Kamis (4/8/2022) kemarin, tepatnya usai Pelosi melakukan kunjungan kerja dengan para pejabat Taipei.

Baca juga: China Panggil Diplomat Eropa yang Memprotes Latihan Militer Tiongkok di Selat Taiwan

"Kami mengutuk tindakan ini, yang tidak bertanggung jawab dan bertentangan dengan tujuan lama kami untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan dan di kawasan itu," ujar juru bicara Gedung Putih John Kirby.

Mengutip dari Anadolu Agency, sebelum berlabuh di perairan Laut China Selatan, armada USS Ronald Reagan diketahui tengah melakukan kunjungan pelabuhan ke Singapura sebagai bagian dari patroli rutin guna mendukung Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Namun setelah ketegangan antara China dengan Taiwan meningkat, menteri pertahanan AS Lloyd Austin memerintahkan armada penyerang kapal induk Ronald Reagan untuk berlayar di pangkalan area umum.

Dengan maksud mencegah terjadinya serangan susulan serta memantau situasi panas antara China dengan Taiwan.

"Kami tidak akan terhalang untuk beroperasi di laut dan langit Pasifik Barat sesuai dengan hukum internasional, seperti yang telah kami lakukan selama beberapa dekade, mendukung Taiwan dan mempertahankan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka," tegas Kirby.

Sebagai informasi USS Ronald Reagan sendiri merupakan kapal induk yang difungsikan sebagai pangkalan udara terapung bagi angkatan udara AS.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved