Polisi Tembak Polisi

Tiga Poin Pengakuan Bharada E dalam BAP yang Seret Nama Ferdy Sambo di Kasus Pembunuhan Brigadir J

Pengakuan Bharada E kepada penyidik dalam perkara dugaan pembunuhan berencana Brigadir J, membuat kasus kematian ajudan Ferdy Sambo mulai terungkap

Editor: Wahyu Aji
Kolase Tribunnews
Muhammad Burhanuddin kuasa hukum Bharada E. Pengakuan Bharada E kepada penyidik dalam perkara dugaan pembunuhan berencana Brigadir J, membuat kasus kematian ajudan Ferdy Sambo mulai terungkap. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengakuan Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E kepada penyidik dalam perkara dugaan pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, membuat kasus kematian ajudan Irjen Ferdy Sambo mulai terungkap.

Kuasa Hukum Bharada E Muhammad Burhanuddin, membeberkan setumpuk fakta baru yang diungkap kliennya dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Ada tiga poin fakta baru yang diungkap Burhanuddin terkait kasus yang menjerat kliennya.

Bharada E yang tembak Brigadir J pertama

Menurutnya, Bharada E merupakan orang yang pertama kali menembak yang kemudian disusul oleh pelaku lain yang turut menembak.

"Nembak pertama Bharada E. Selanjutnya ada pelaku lain," kata Boerhanuddin kepada wartawan, Senin (8/8/2022).

Ia menerangkan bahwa hal tersebut diketahui saat Bharada Eliezer diperiksa oleh timsus Kapolri. Ada dugaan pelaku penembakan lebih dari satu di tempat kejadian.

"Info hari ini dari keterangan Bharada E. Dapat perintah menembak dari atasan. Pelaku yang menembak lebih dari satu. Tidak ada tembak menembak," ungkap dia.

Lebih lanjut, kata Boerhanuddin, Bharada Eliezer menembak karena mendapatkan tekanan dari atasannya yang juga ada di lokasi. Namun, sosok atasan yang dimaksudkan itu masih engga untuk dibocorkan.

"Bharada E menembak karena ada tekanan dan perintah dari atasan. (Atasannya) ada di lokasi," pungkasnya.

Ferdy Sambo ada di lokasi saat Brigadir J ditembak

Lebih lanjut Burhanuddin menyebut, Eks Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo disebut berada di rumah dinasnya di Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan pada waktu kejadian, Jumat (8/7/2022).

Hal ini berdasarkan keterangan kliennya saat diperiksa penyidik tim khusus (timsus) Polri.

Baca juga: Tiga Hal yang Mengarah ke Ferdy Sambo: Ajudan & Sopir Putri Ditahan, Bharada E Bongkar Peran Atasan

"(Atasan Bharada E) Ada di lokasi," kata Burhanuddin saat dihubungi, Senin (8/8/2022).

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved