Pemuda Katolik: Perlu Semangat Gotong Royong untuk Sukseskan 5 Agenda Kebangsaan 

Di sidang tahunan Jokowi tegaskan ada 5 agenda besar nasional yang tidak boleh berhenti meskipun krisis dan konflik geopolitik masih menghantui dunia.

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Willem Jonata
dok pribadi
Ketua Umum Pemuda Katolik Stefanus Asat Gusma. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Melihat agenda kebangsaan dan kekuatan bangsa ini seperti disampaikan Presiden Jokowi dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2022 di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2022), Ketua Umum Pemuda Katolik Stefanus Asat Gusma mengatakan bangsa ini memiliki harapan besar melahirkan Indonesia yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Gusma menilai apa yang Presiden sampaikan merupakan arahan konkret yang harus kita wujudkan bersama.

"Artinya kita tidak bisa bersandar pada tumpuan satu atau dua pihak saja, maka dengan semangat gotong royong mari kita bekerja sama demi Indonesia yang lebih baik kedepannya," kata Gusma dalam keterangannya, Rabu (17/8/2022).

Gusma juga menanggapi secara spesifik terkait agenda ketiga, yakni bonus demografi.

Menurutnya, poin ini akan berjalan dengan efektif jika seluruh elemen pemuda bersatu dan giat dalam mengembangkan talenta yang dimiliki.

"Aktualisasi diri kaum muda akan menjadi roda penggerak dalam mendulang sukses di masa bonus demografi nantinya. Maka dari itu, sejak sekarang kita harus memulai segala daya upaya untuk mengembangkan potensi yang ada," kata Gusma.

Baca juga: Pemuda Katolik: Mari Mengedepankan Politik Kebangsaan Bukan Politik Identitas

Sebagai organisasi elit, Pemuda Katolik terlibat dalam ekosistem investasi seperti digitalisasi ekonomi yang melahirkan decacorn dan unicorn juga didorong Pemuda Katolik lewat gugus tugas khususnya Gugus Tugas Unit Kerja Bisnis.

“Pemuda Katolik memiliki unit bisnis Petra Natural atau Bank Sampah PETRA,” sebut Gusma.

Ada juga kerja sama dengan Kominfo terkait program Gerakan Nasional Pemuda Petra Digital untuk pelatihan calon fasilitator dan instruktur utama Pemuda Petra Digital.

Pemuda Katolik juga memiliki perhatian kepada para Pekerja Migran Indonesia dengan sinergi dengan BP2MI.

“Tentu agenda-agenda bangsa ini tidak berhenti sampai di sini saja tetapi butuh kolaborasi dengan komitmen, inovasi dan kreativitas,” ujar Gusma.

Dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2022 di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, dengan mengusung tema, “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat kemarin, Jokowi menegaskan ada 5 agenda besar nasional yang tidak boleh berhenti meskipun krisis dan konflik geopolitik masih menghantui dunia. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan untuk selalu cermat dan waspada dalam bertindak dan menerapkan eling lan waspada. 

Adapun lima kekuatan bangsa saat merayakan Kemerdekaan Ke-77 adalah: pertama, di tengah tantangan Pandemi Covid-19, Indonesia termasuk berhasil mengendalikan pandemi.

Kedua, sumber daya alam yang melimpah. Ketiga, bonus demografi. Keempat, kepercayaan internasional oleh negara-negara dunia. Kelima, ekosistem investasi dan pertumbuhan UMKM.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved