Polisi Tembak Polisi

Raih kembali Reputasi, Wapres Minta Polri Lakukan Pembersihan ke Dalam Lebih Tegas

Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin meminta Polri melakukan langkah-langkah tegas dalam pembersihan internal kepolisian.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Wahyu Aji
BPMI Setwapres
Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Selasa (22/2/2022). Ma'ruf Amin meminta Polri melakukan langkah-langkah tegas dalam pembersihan internal kepolisian. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin meminta Polri melakukan langkah-langkah tegas dalam pembersihan internal kepolisian.

Langkah ini, menurut Ma'ruf, harus diambil untuk mengembalikan reputasi Polri di tengah masyarakat yang terdampak kasus pembunuhan Brigadir J.

"Saya kira harus ada langkah-langkah yang lebih tegas, dalam rangka pembersihan ke dalam, dan juga sistem pemberantasan lain seperti judi online dan sebagainya," ujar Ma'ruf di Hotel Grand Sahid Jaya, Senin (22/8/2022).

Ma'ruf mengatakan melalui pembenahan tersebut, reputasi Polri di tengah masyarakat bakal kembali pulih.

"Dengan langkah-langkah seperti itu saya kira nanti reputasi Polri akan kembali lagi," kata Ma'ruf.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajarannya untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sesegera mungkin. 

Sigit menuturkan, kepercayaan publik terhadap institusi Polri belakangan ini menurun terutama setelah munculnya peristiwa penembakan di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Instruksi tersebut diberikan Kapolri melalui video conference kepada seluruh jajaran se-Indonesia, Kamis (18/8/2022).

"Terkait dengan masalah kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri dan ini menjadi pertaruhan bersama," kata Sigit.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved