Breaking News:

Jokowi Sebut Telah Bangun 29 Bendungan Besar Selama 7 Tahun, Total 61 Bendungan Selesai hingga 2024

Presiden mengatakan bahwa kerja keras pembangunan infrastruktur pertanian yang dilakukan pemerintah telah membuahkan hasil yang nyata.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hasanudin Aco
Tribunnews/HO/Biro Pers Setpres/Laily Rachev
Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Pidekso di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Selasa (28/12/2021). Bendungan yang menelan biaya Rp 772 miliar itu mulai dikerjakan pembebasan tanahnya pada 2014 dan dimulai konstruksi pada 2017. Bendungan Pidekso memiliki kapasitas 25 juta meter kubik dengan luas genangan 232 hektare yang bisa mengairi kurang lebih 1.500 hektare sawah di Kabupaten Wonogiri. Tribunnews/HO/Biro Pers Setpres/Laily Rachev 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri musyawarah rakyat (Musra) yang digelar para relawannya di Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, Minggu (28/8/2022).

Dalam pidatonya di depan relawan, Presiden mengatakan bahwa kerja keras pembangunan infrastruktur pertanian yang dilakukan pemerintah telah membuahkan hasil yang nyata.

Salah satunya Indonesia mendapatkan sertifikat dari International Rice and Research yang menyatakan baiknya sistem ketahanan pangan.

Selain itu Indonesia juga sudah dinyatakan swasembada beras sejak 2019.

“Ini menunjukkan bahwa kerja keras kita membangun infrastruktur pertanian, baik itu berupa bendungan, baik itu berupa embung, baik itu berupa irigasi itu membuahkan hasil,” kata Presiden.

Baca juga: Selesai Kunjungi Pasar Baros, Presiden Jokowi Tiba di Bendungan Sindangheula Kabupaten Serang

Presiden mengatakan selama 7 tahun ini pemerintah telah membangun 29 bendungan besar.

Jumlah tersebut akan bertambah karena 9 bendungan akan rampung pada akhir tahun ini.

“Sehingga nanti total akhir tahun ini 38 bendungan besar akan selesai. Sampai 2024 Insya Allah akan selesai 61 bendungan,” katanya.

Dengan adanya bendungan tersebut, kata Presiden, masa panen petani bertambah dari yang tadinya dua kali menjadi 3 kali dalam setahun.

Belum lagi kata Presiden, pembangunan jalan jalan produksi di desa berkat kucuran Rp 468 triliun dana desa.

Total telah terbangun 227 ribu kilometer jalan produksi desa.

Dana desa juga digunakan untuk pembangunan 4500 embung dan 71 ribu irigasi desa di seluruh Indonesia.

“Ini tidak kita sadari tetapi dalam 7 tahun ini, secara rutin setiap tahun telah kita bangun, sehingga, perubahan itu benar-benar nyata,” pungkasnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved