Aplikasi Trading Ilegal

VIDEO Indra Kenz Menyesal Karena Selama Ini Sudah Buat Konten Sombong-Sombongan di Sosial Media

Indra Kenz juga menyesal karena selama ini sudah membuat konten sombong-sombongan di sosial media.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indra Kenz, terdakwa kasus penipuan binary option melalui aplikasi Binomo, mengaku menyesal karena kontennya membuat orang lain mengalami kerugian.

Hal itu disampaikan Indra Kenz saat dibesuk Paris Pernandes.

Indra Kenz yang masih menjalani masa hukuman di rumah tanahan (rutan) Bareskrim Polri itu mengaku siap mempertanggung jawabkan perbuatannya.

"Aku nggak nyangka ternyata dari kontenku ada orang yang dirugikan. Aku sangat menyesal dan aku siap bertanggungjawab menjalani ini semua," ucap Indra Kenz dikutip Tribunnews.com dari TikTok Paris Pernandes, Selasa (30/8/2022).

Ia juga menyesal karena selama ini sudah membuat konten sombong-sombongan di sosial media.

Indra Kenz mengakui kesalahannya membuat konten tersebut karena masyarakat Indonesia menganggapnya benar-benar sombong.

"Aku menyesal dengan kejadian ini, karena kan aku awalnya bikin konten sombong-sombong, itu kan cuma konten," ujar Indra Kenz.

"Mungkin yang kenal aku tahulah, cuma banyak masyarakat Indonesia mengira aku beneran sombong. Tapi aku salah dengan konten seperti itu," tambahnya.

Diakhir video, Indra Kenz meminta didoakan agar dirinya dapat berubah menjadi orang lebih baik lagi.

"Semuanya bantu doa ya teman-teman, aku akan lebih baik lagi ke depannya," tandasnya.

Sekedar informasi, Indra Kenz masih menjalani sidang secara virtual di Pengadilan Negeri Tangerang atas dugaan kasus penipuan Binomo.

Sudah sekiranya empat bulan Indra menjalani masa tahanan di Rutan Bareskrim Polri atas kasus tersebut.(*)

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved