Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

Istri Ferdy Sambo Tak Ditahan, Benny K Harman Singgung Hukum Tajam ke Lawan, Tumpul ke Kawan

Benny K Harman menegaskan yang menjadi persoalan adalah bukan ditahan atau tidaknya istri Ferdy Sambo, melainkan perlakuan adil.

kolase tribunnews
Benny K Harman (kiri) meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dinonaktifkan terkait kasus kematian Brigadir J - Kini Benny K Harman menyoroti keputusan Polri yang tak menahan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi terkait kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat. Benny menegaskan yang menjadi persoalan adalah bukan ditahan atau tidaknya istri Sambo, melainkan perlakuan adil. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman menyoroti keputusan Polri yang tak menahan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi terkait kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. 

Benny K Harman menegaskan yang menjadi persoalan adalah bukan ditahan atau tidaknya istri Ferdy Sambo, melainkan perlakuan adil.

"Ribut kita bukan ttg ditahan tidaknya Putri Candrawathi tapi ttg perlakuan yg sama dan adil terhadap semua yg punya kasus serupa," kata Benny K Harman dalam akun Twitternya, Jumat (2/9/2022).

BennyK Harman lalu meminta kepada aparat penegak hukum agar hukum tak boleh tajam kepada lawan dan tumpul ke kawan.

"Jangan hukum itu tajam ke lawan dan tumpul ke kawan,harus lembek utk orang kita dan utk orang mereka harus ditancap setajam-tajamnya.#RakyatMonitor#," tulisnya.

Diberitakan sebelumnya, Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto membenarkan pengajuan permohonan penangguhan penahanan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi diterima oleh pihak kepolisian.

Menurut Agung, permohonan itu diterima saat Putri diperiksa oleh penyidik di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Rabu (31/8/2022) kemarin.

Adapun pengajuan itu telah diajukan secara resmi oleh tim kuasa hukum.

"Tadi malam Ibu PC sudah dilakukan pemeriksaan, kemudian ada permintaan dari kuasa hukum atau lawyer Bu PC untuk tidak dilakukan penahanan," kata Agung di Komnas HAM, Jakarta, Kamis (1/9/2022).

Agung menuturkan penyidik memiliki sejumlah pertimbangan tak menahan Putri Candrawathi.

Di antaranya, alasan kesehatan Putri Candrawathi hingga pertimbangan tersangka masih memiliki balita.

"Penyidik masih mempertimbangkan. Pertama alasan kesehatan, kedua kemanusiaan, yang ketiga masih memiliki balita. Jadi itu," jelasnya.

Baca juga: Strategi Polri Pastikan Istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi Tak Kabur Meski Tidak Ditahan

Di sisi lain, kata Agung, pihaknya telah melakukan pencekalan terhadap Putri Candrwathi.

Tujuannya, tersangka diharapkan tidak melarikan diri dan kooperatif.

"Di samping itu penyidik juga sudah melakukan pencekalan terhadap Ibu PC dan pengacara menyanggupi untuk Ibu PC akan selalu kooperatif jadi itu pertimbangannya dan ada wajib lapor," pungkasnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved