Polisi Tembak Polisi

Anggap Pelapor Ingin Terkenal, Kamaruddin Simanjuntak: Buktikan, atau Kita Lapor Balik

Kamaruddin Simanjuntak menganggap jika pelapor hanya ingin menjadi terkenal sehingga membuat laporan tersebut.

YouTube Kompas TV
Kamaruddin dan tim saat mendatangi rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di rumah dinas dan rumah pribadi Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Selasa (30/8/2022). Kamaruddin menyebut ia dan tim tidak diperbolehkan untuk hadir melihat proses rekonstruksi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdi Ryanda Shakti

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengacara keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak merespon soal laporan yang ditujukan ke dirinya atas tudingan penyebaran berita bohong alias hoaks.

Kamaruddin menganggap jika pelapor hanya ingin menjadi terkenal sehingga membuat laporan tersebut.

"Bilang aja sama dia (pelapor), mungkin dia pengen terkenal. Ya gapapa orang terkenal," kata Kamaruddin saat dihubungi, Sabtu (3/9/2022).

Kamaruddin memepertanyakan soal pernyataannya yang menyebut jika kliennya tewas disiksa terlebih dahulu menjadi dasar dirinya dilaporkan.

Padahal, saat proses autopsi ulang, dua dokter sebagai perwakilan keluarga mencatat memang ada luka-luka selain luka tembak di tubuh Brigadir J.

"Semua orang kan bisa melihat lukanya. emang mata orang buta apa? kan semua orang bisa lihat termasuk dokter yang kita kirim ke dalam itu bisa melihat kan gitu ditulis juga dalam laporan dokter itu

"Jadi apakah mata dokter yang kita utus ke dalam itu jg tdk melihat itu? itukan di dalam laporan hasil autopsi kan tercatat," sambungnya.

Dia juga mempertanyakan mengapa dirinya disebut menggiring opini dalam kasus kematian kliennya.

Baca juga: 3 Orang Ancam dan Tegur Kamaruddin Simanjuntak, Ada Ahok, Dirut Taspen, hingga Pihak SBY

"Kalau penggiringan opini itu dari yang tidak benar menjadi seolah olah benar kan gitu inikan faktanya kan jari jarinya emang luka luka, patah, nah bahwa ada ahli forensik yang berpendapat itu disebabkan peluru kan itu pendapat dia," ucapnya.

Lebih lanjut, Kamaruddin meminta kepada pelapor untuk bisa membuktikan laporannya tersebut. Jika tidak, maka dirinya akan melapor balik.

"Silakan dibuktikan kalau ada laporan karena kalau tidak bisa dibuktikan nanti kita lapor balik," jelasnya.

Sebelumnya, Pengacara keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait penyebaran berita bohong alias hoaks.

Selain Kamaruddin, eks pengacara Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, Deolipa Yumara juga dilaporkan ke Bareskrim terkait hal yang sama.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved