Breaking News:

Bursa Capres

Diminta Mundur Dari Partai Gerindra, Ini Jawaban Sandiaga Uno

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyatakan kesiapannya bila diusung maju dalam Pilpres 2024.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan). Sandiaga Uno diketahui menyatakan kesiapannya bila diusung maju dalam Pilpres 2024. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyatakan kesiapannya bila diusung maju dalam Pilpres 2024.

Sandiaga Uno yang menjabat wakil ketua Dewan Pembina Partai Gerindra tersebut menyatakan kesiapannya saat hadir dalam silaturahmi bersama DPW PPP DI Yogyakarta, Selasa 30 Agustua lalu.

Di satu sisi Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menegaskan bahwa calon presiden (capres) dari Gerindra hanya satu, yakni Prabowo Subianto.

Ia meminta kader yang tak solid dukung Prabowo, hengkang kaki dari Gerindra.

Terkait hal tersebut Sandiaga Uno mengatakan dirinya akan mengikuti apapun arahan Prabowo Subianto.

Baca juga: Sandiaga Uno Dukung Konsep Ecotourism di Kebun Raya Bogor

“Seperti yang sudah saya sampaikan bahwa sebagai kader Gerindra tentunya saya sangat menghormati dan mengikuti arahan dari Ketua Umum Bapak Jenderal Prabowo dan beliau menugaskan saya untuk fokus dalam tugas di kementerian,” kata Sandiaga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/9/2022).

Sandiaga tidak menjawab tegas soal permintaan mundur apabila tidak mendukung prabowo di Pilpres.

Ia mengatakan dinamika politik yang terjadi sekarang ini berada dalam bingkai persahabatan dan kebersamaan.

Baca juga: Gerindra Belum Bersikap Terkait Sandiaga Uno yang Nyatakan Siap Maju pada Pilpres 2024

“Namun tentunya kita harus bergandengan tangan untuk memastikan kontestasi di 2024 ini menjadi demokrasi yang sejuk, teduh, dan bersahabat;” katanya.

Sebelumnya Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengatakan calon presiden (capres) dari Gerindra hanya satu, yakni Prabowo Subianto.

"Jika ada kader Gerindra yang tidak ingin ikut rombogan kereta. Saya minta untuk turun sebelum kereta ini jalan," kata Muzani Kamis, (1/9/2022).

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved