Breaking News:

Formula E

VIDEO Ketua KPK Firli Bahuri Ungkap Alasan Gubernur DKI Anies Baswedan Diperiksa selama 11 Jam

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, lamanya Anies Baswedan diperiksa karena mengetahui banyak hal seputar penyelenggaran Formula E.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Firli Bahuri mengatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengetahui perihal penyelenggaran Formula E.

"Mungkin yang diperiksa banyak pengetahuannya tentang suatu peristiwa, sebagaimana yang saya sampaikan, dia tahu, dia mengalami, mendengar, dia melihat sendiri. Itu sudah empat unsurnya," ujar Firli Bahuri, Jumat (9/9/2022).

Diketahui, Anies telah menjalani pemeriksaan pada Rabu (7/9/2022) terkait penyelidikan dugaan korupsi dalam penyelenggaran ajang balap mobil listrik di DKI Jakarta itu.

Anies diperiksa selama 11 jam pada Rabu itu.

Firli mengatakan, lamanya Anies diperiksa karena mengetahui banyak hal seputar penyelenggaran Formula E.

"Jadi panjang, pertanyaannya banyak. Karena untuk kepentingan pengumpulan keterangan dan bukti. Itu kepentingannya," kata Firli.

Firli lantas menyanggah opini publik yang menyebutkan pemanggilan Anies berlatar belakang kepentingan politis.

Pensiunan polisi jenderal bintang tiga itu memastikan pemanggilan Anies Baswedan berlandaskan keperluan hukum.

"Jadi tidak kepentingan lain, kecuali dalam rangka penegakan hukum, dan ingat, lembaga KPK semua peristiwa di sini adalah peristiwa hukum. Termasuk yang kita lakukan sekarang," ujarnya.

"Jadi tidak ada peristiwa di KPK di luar proses hukum. Kalaupun ada pendapat lain atau mengkritisi KPK, silakan saja. Karena ada saluran hukumnya," Firli menambahkan.

Anies Tak Singgung Formula E

Usai diperiksa selama kurang lebih 11 jam, Anies Baswedan sama sekali tidak menyinggung soal Formula E.

Ia hanya mengklaim kehadiran dan keterangannya untuk membantu KPK.

"Itu tadi kami diminta untuk memberikan bantuan keterangan dan sudah disampaikan. InsyaAllah dengan keterangan yang tadi kami sampaikan akan bisa membuat menjadi terang, sehingga isu yang sedang didalami akan bisa menjadi terang benderang dan memudahkan dalam KPK menjalankan tugas," ucap Anies yang tampil mengenakan kemeja putih, Rabu (7/9/2022) malam di pelataran Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Berkali-kali disinggung soal indikasi korupsi di ajang balap mobil listrik Formula E, Anies memilih bungkam.

"Itu saja dari saya, terima kasih. Sudah cukup terima kasih," kata pria yang digadang-gadang menjadi capres 2024 itu.(*)
 

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved