Kapolri Wanti-wanti Anggota Hindari Pelanggaran: Ikan Busuk Mulai dari Kepala

Menjaga nama baik seluruh anggota polisi yang ada di Indonesi, Kapolri tak segan mencopot siapa pun anggotanya yang melanggar.

Tangkapan layar KOMPAS TV
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo buka suara soal tantangan dan upaya penyelidikan serta penyidikan Polri kasus pembunuhan berencana Brigadir J dalam Program Satu Meja Kompas TV, Rabu (7/9/2022). Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mewanti-wanti anggotanya untuk menghindari pelanggaran yang menciderai rasa keadilan masyarakat. Setiap pelanggaran, kata Kapolri akan disanksi tegas. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mewanti-wanti anggotanya untuk menghindari pelanggaran yang menciderai rasa keadilan masyarakat.

Setiap pelanggaran, kata Kapolri akan disanksi tegas.

"Saya selalu mewanti-wanti hindari pelanggaran-pelanggaran khususnya hal-hal yang mencederai rasa keadilan masyarakat. Pelanggaran-pelanggaran yang kalau kita lakukan maka itu akan semakin menurunkan kepercayaan publik kepada Polri," kata Sigit seperti dilihat Tribunnews di akun instagram @divisihumaspolri, Senin (12/9/2022).

Sigit mengingatkan bahwa atasan bertanggung jawab dalam setiap pelanggaran yang dilakukan oleh bawahannya.

Karena itu, perlunya peran aktif atasan selalu mengingatkan bawahannya.

"Ikan busuk tentunya mulai dari kepala. Mari kita saling mengingatkan atasan mengingatkan anak buah, anak buah juga sama. Menyampaikan bahwa komandan sepertinya ini salah, dan itu sah-sah saja," jelasnya.

"Jangan biasakan rekan-rekan bila menerima sesuatu yang tidak pas terus rekan-rekan tidak berani menyampaikan pendapat rekan-rekan.  Karena ini untuk kebaikan institusi," sambungnya.

Ia menuturkan bahwa dirinya akan menindak tegas berupa pencopotan bagi siapa pun anggotanya yang melanggar.

Hal ini untuk menjaga nama baik seluruh anggota polisi yang ada di Indonesia.

"Saya harus mencopot, saya harus menindak, terhadap rekan-rekan yang melakukan pelanggaran-pelanggaran dan ini terus saya ulang-ulang karena saya sayang dengan 430.000 polisi yang telah bekerja dengan baik dan 30.000 pns yang juga bekerja dengan baik," ungkapnya.

Baca juga: Tindak Tegas Polisi yang Terlibat Kasus Ferdy Sambo, Kapolri : Ini Pertaruhan Marwah Polri

Lebih lanjut, Sigit juga menyinggung anggotanya yang kedapatan melanggar terkait masalah judi maupun masalah penyakit masyarakat.

Dia menegaskan anggota itu bakal mendapatkan tindakan tegas.

"Negara sedang pusing, bebannya cukup berat terhadap kejahatan-kejahatan kekayaan negara tolong diberantas. Kalau ada laporan saya tidak perlu tegur lagi, langsung saya proses, saya langsung copot. Ini berlaku untuk semuanya, apakah itu polki apakah itu polwan," pungkasnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved