Breaking News:

Penyakit Cacar Monyet

Kemenkes: Pasien Suspek di Tasikmalaya Negatif Cacar Monyet

Kemenkes memastikan seorang pasien dugaan cacar monyet atau monkeypox di Tasikmalaya, Jawa Barat, negatif berdasarkan hasil tes PCR.

Editor: Adi Suhendi
Screenshot
Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dr Mohammad Syahril SpP MPH memastikan seorang pasien dugaan cacar monyet atau monkeypox di Tasikmalaya, Jawa Barat, negatif berdasarkan hasil tes PCR. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan seorang pasien dugaan cacar monyet atau monkeypox di Tasikmalaya, Jawa Barat, negatif berdasarkan hasil tes PCR.

“Hasilnya negatif,” ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI, dr Mohammad Syahril saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu (14/9/2022).

Syahril menuturkan pasien dinyatakan negatif cacar monyet sejak Selasa (13/9/2022) sore.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang bersangkutan terinfeksi cacar air atau varicella.

"Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan pasien tersebut menderita cacar air (varicella)," ujar Syahril.

Baca juga: Mengenal Tecovirimat Obat untuk Cacar Monyet, Indonesia Disebut Sudah Pesan ke AS

Diketahui, pasien tersebut merupakan pelajar berusia 16 tahun menjalani isolasi di RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya dengan dugaan terjangkit cacar monyet.

Pasien menunjukan tanda-tanda demam dan terdapat bintik-bintik sejak Jumat (9/9/2022).

Sebelumnya, Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr Soekardjo, Titie Purwaningsari, mengatakan, kondisi pasien tidak menunjukan kekhawatiran. Namun, lesi cacar pasien makin menyebar ke seluruh bagian tubuh seperti di muka dan tangan.

Baca juga: Cacar Monyet Bisa Timbulkan Gangguan Paru-paru, Berikut Penjelasannya

Berdasarkan data Kemenkes per Senin (12/9/2022) di Indonesia terdapat satu kasus konfirmasi cacar monyet, nol probable.

Lalu sembilan suspek dan 50 discarded atau disingkirkan.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved