Bursa Capres

PARA Syndicate Ungkap Capres Alternatif di 2024, Ada Puan Maharani, Sandiaga, hingga Jenderal Andika

Puan Maharani, Sandiaga Uno, hingga Jenderal Andika Perkasa bisa menjadi Capres alternatif dalam Pilpres 2024.

Penulis: Naufal Lanten
Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/Naufal Lanten
Direktur Eksekutif PARA Syndicate Ari Nurcahyo dalam diskusi bertajuk ‘Jokowi Cawapres 2024 vs Capres-Cawapres Alternatif’ di Jakarta, Rabu (21/9/2022). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Naufal Lanten

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PARA Syndicate mengusulkan sejumlah nama calon presiden (capres) potensial untuk maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Direktur Eksekutif PARA Syndicate Ari Nurcahyo menilai ada potensi terjadinya sindrom survei.

Pasalnya, belakangan hanya memunculkan tiga nama yang memiliki elektabilitas tertinggi, yakni Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan.

Hal tersebut, lanjut dia, berpotensi menyebababkan adanya sebuah stagnansi elektabilitas.

Bahkan, ia menilai publik sudah terframing terhadap nama capres potensial yang kerap muncul pada hasil survei, yang pada akhirnya dapat membatasi pilihan publik.

“Capres alternatif di luar Prabowo, Anies dan Ganjar. Partai harus berani,” kata Ari Nurcahyo dalam diskusi bertajuk ‘Jokowi Cawapres 2024 vs Capres-Cawapres Alternatif’ di Jakarta, Rabu (21/9/2022).

Baca juga: Siapa yang Mau Jegal Prabowo Subianto Jadi Capres 2024?

Ari membagi menjadi dua kategori capres alternatif, yakni dari kalangan partai politik (parpol) dan non-parpol.

Dari kalangan partai politik ada Airlangga Hartarto yang merupakan Ketua Umum Partai Golkar.

Status sebagai ketua umum membuat Airlangga punya hak secara konstitusi partai untuk maju pada Pilpres mendatang.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved