Peneliti Maarif Institute Nilai Jokowi Sukses Promosikan Misi Perdamaian Dunia

Presiden Jokowi tampil meretas jalan perdamaian dengan mengunjungi kedua negara tersebut, padahal saat itu dua negara tengah bertikai.

Penulis: chaerul umam
Kolase Tribunnews
Foto Presiden Jokowi saat bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (kiri) dan Foto Presiden Jokowi saat bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peneliti Senior Maarif Institute, David Krisna Alka mengapresiasi penghargaan 'Global Citizen Award' yang diterima oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut David, penghargaan yang diterima Jokowi sebagai bentuk apresiasi dunia atas misi kemanusiaan yang dilakukan presiden di Ukraina dan Rusia beberapa waktu lalu.

Presiden Jokowi tampil meretas jalan perdamaian dengan mengunjungi kedua negara tersebut, padahal saat itu dua negara tengah bertikai.

Penghargaan tersebut juga semakin meneguhkan figur Jokowi sebagai pemimpin yang memiliki kapasitas di dunia internasional.

"Kalau melihat sejarahnya, siapa saja yang pernah mendapatkan penghargaan ini, dapat kita sebut Jokowi telah meneguhkan kepemimpinannya sebagai pemimpin yang diakui kapasitasnya di dunia internasional," kata David dalam keterangan yang diterima, Jumat (23/9/2022).

Baca juga: Survei Charta Politika: 57 Persen Publik Tak Setuju Wacana Prabowo-Jokowi di Pemilu 2024

David menyebut, apa yang dilaksanakan Jokowi selaras dengan amanat konstitusi khususnya terkait misi perdamaian. Dan, diatas kertas Jokowi sudah membuktikan bahwa dirinya bukanlah jago kandang.

"Jadi Presiden Jokowi tidak hanya jago kandang, akan tetapi juga jago di dunia internasional. Penghargaan yang diterima ini adalah bukti yang shahih," ujarnya.

Ke depan, Maarif Institute menunggu kiprah kepemimpinan Jokowi di dunia internasional. Bukan hanya di Ukraina dan Rusia, melainkan juga di negara lain seperti potensi perang yang kian membesar antara Taiwan dan China.

Besarnya potensi itu mencuat setelah Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi berkunjung ke pulau itu pada awal Agustus lalu.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved