Hasil Survei: PDI Perjuangan dan PSI Jadi Parpol dengan Elektabilitas Tertinggi di DKI Jakarta

Hasil survei terkait elektabilitas partai politik di DKI Jakarta, menunjukkan PDI-Perjuangan masih punya keterpilihan paling tinggi.

Editor: Wahyu Aji
Kolase Tribunnews.com
Ilustrasi PDI Perjuangan dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hasil survei Nusantara Strategic Network (NSN) terkait elektabilitas partai politik di DKI Jakarta, menunjukkan PDI-Perjuangan masih punya keterpilihan paling tinggi dengan 23,3 persen.

Selain PDIP, partai yang digawangi anak muda yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI) juga mendapat elektabilitas cukup tinggi dengan 18,0 persen.

Direktur Program NSN Riandi mengatakan keterpilihan PDIP dan PSI yang tinggi tak terlepas dari sikap kedua partai yang kerap melontarkan kritik terkait kebijakan Gubernur DKI Anies Baswedan.

Sikap vokal PSI dalam mengawal anggaran DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Anies berbuah manis dalam segi elektabilitas.

“Berperan sebagai oposisi terhadap Anies, elektabilitas PDIP dan PSI unggul di DKI Jakarta,” kata Riandi dalam rilis surveinya di Jakarta, pada Sabtu (24/9/2022).

Adapun di bawah PDIP dan PSI, menyusul Gerindra di posisi ketiga dengan 8,5 persen, kemudian Golkar dengan 7,8 persen.

Nasdem yang menjagokan Anies sebagai calon presiden mengantongi elektabilitas 6,0 persen di DKI Jakarta, disusul PKS (4,5 persen) dan Demokrat (4,3 persen).

Ilustrasi PDI Perjuangan dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
Ilustrasi PDI Perjuangan dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) (Kolase Tribunnews.com)

Berikutnya ada PPP (2,3 persen), PKB (2,0 persen), dan PAN (1,5 persen). Lalu partai politik baru Gelora (1,3 persen), Perindo (1,0 persen), Ummat (0,8 persen), dan Hanura (0,5 persen).

“Seiring akan berakhirnya kepemimpinan Anies di DKI Jakarta, peta politik bisa jadi bakal kembali dinamis,” terang Riandi.

Baca juga: PSI Segera Bertemu dengan PAN dan PPP, Sinyal Merapat ke KIB?

Sebagai informasi, survei Nusantara Strategic Network (NSN) dilangsungkan pada 11-15 September 2022 dan melibatkan 400 responden mewakili seluruh wilayah di DKI Jakarta.

Metode survei adalah multistage random sampling. Margin of error survei kurang lebih 4,9 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved