Kronologi Penemuan Granat dan Ratusan Peluru di Kontrakan yang Sempat Disewa Purnawirawan TNI

Informasi yang didapat menyebutkan, penyewa kontrakan yang diketahui purnawirawan TNI AU bernama Harun Al Rasyid dan telah meninggal dunia.

Kolase Tribunnews/TribunJakarta/Istimewa
kolase foto temuan granat asap dan selongsong peluru di dalam sebuah kamar kontrakan pada Senin (26/9/2022) kemarin di Pondok Gede Bekasi dan ilustrasi selongsong peluru. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah granat asap dan ratusan peluru ditemukan di sebuah rumah kontrakan di Jatibening, Bekasi.

Dilaporkan, kontrakan tersebut sempat disewa oleh purnawirawan TNI AU.

Namun, menurut Santi Kurniawati (36), anak pemilik kontrakan, sang penyewa telah meninggal dunia sehingga hunian tersebut terbengkalai.

Informasi yang didapat menyebutkan, penyewa kontrakan yang diketahui purnawirawan TNI AU bernama Harun Al Rasyid dan telah meninggal dunia pada Juli 2021 lalu.

Sejak saat itu, rumah kontrakan yang dia sewa tak pernah berpenghuni.

Barang-barang yang peninggalan sempat dibawa pihak keluarga.

"Orang yang ngontrak di sini, terus pas orangnya meninggal barangnya di bawa, itunya (amunisi granat dan peluru) ketinggalan," kata Santi.

Baca juga: Granat Asap dan Selongsong Peluru di Pondok Gede Bekasi Diduga Milik Pensiunan TNI AU

Dia menambahkan, Harun Al-Rasyid sudah menyewa rumah kontrakan sejak 2008 silam. Tetapi, semasa hidup dia jarang menempati hunian yang ia sewa.

Hanya terdapat pembantu yang sering terlihat di dalam rumah, sementara purnawirawan TNI AU itu hanya sesekali telihat pulang ke rumah kontrakan tersebut.

"Enggak yang tinggal paling pembantunya, katanya jarang ke sini. Selama ngontrak di sini, paling tiga kali aja," ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Pondok Gede Kompol Herman Edco Simbolon mengatakan, pihaknya sejauh ini masih melakukan penyelidikan atas temuan granat dan ratusan peluru.

Terkait informasi penyewa kontrakan diketahui purnawirawan TNI AU, Herman sejauh ini masih melakukan koordinasi lebih lanjut.

"Itu info dari bu Umroh (pemilik kontrakan) yang ngontrak sekitar dua tahun yang lalu, informasi sudah meninggal dunia kita lagi koordinasi dengan TNI AU (Angkatan Udara) apakah benar ada namanya (Purnawirawan Harun Al-Rasyid)," kata Herman.

Sebelumnya diberitakan, warga dihebohkan penemuan granat asap dan ratusan peluru di kontrakan Jalan Kemang Sari 2, Kelurahan Jatibening Baru Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi.

Awalnya, pemilik kontrakan memerintahkan seorang saksi bernama Dede membersihkan kontrakan yang sudah tidak berpenghuni.

Saksi selanjutnya membuka lemari yang ada di dalam kontrakan, di dalamnya tersimpan granat asap dan ratusan peluru berbagai jenis.

Adapun barang yang ditemukan terdiri dari satu buah granat asap buatan Pindad, 26 butir peluru munisi kaliber 38 mm jenis pistol.

Lalu, 15 butir munisi kaliber 38 mm spesial, satu butir munisi tajam kaliber 5,6 mm dan 98 butir munisi kaliber 9 mm yang sudah berkarat.

Sumber: Tribun Jakarta
Kontrakan Tempat Ditemukan Granat dan Ratusan Peluru Sempat Disewa Purnawirawan TNI AU 

Sumber: TribunJakarta
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved