Bursa Capres

Pernyataan Video Andi Arief Bentuk Pengalihan Isu Partai Demokrat dan Tidak Rasional

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis (TPS) ini menyebutkan bahwa pernyataan Andi Arief ini tidak rasional.

Kolase Tribunnews.com
Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Andi Arief dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat politik Agung Baskoro berbicara soal pernyataan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief.

Seperti diketahui, Andi Arief yang menyebut Anies sebentar lagi akan masuk penjara, serta perihal tiga ketua umum KIB yang berpotensi dikriminalisasi. 

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis (TPS) ini menyebutkan bahwa pernyataan Andi Arief ini tidak rasional.

“Pernyataan ini lebih kuat dimensi emosional ketimbang rasionalnya,” kata Agung Baskoro saat dihubungi, Selasa (27/9/2022).

Agung menilai pernyataan Andi Arief ini merupakan bentuk pengalihan isu setelah Partai Demokrat diserang bertubi-tubi oleh koalisi pemerintah dari beragam sisi.

“Baik soal kinerja miring SBY di masa lalu, kemudian terkait ambisi AHY maju pilpres, dibahasnya oknum-oknum kader demokrat yang bermasalah secara hukum hingga sekarang,” ujarnya.

Pasalnya, menurut Agung, ada banyak kader dari Partai Demokrat yang terseret perkara hukum. 

Teranyar, salah satu politisi Partai Demokrat yang juga Gubernur Papua, Lukas Enembe ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi berupa gratifikasi sebesar Rp1 miliar. 

“Sehingga, Andi Arief perlu merespon situasi ini dengan mengalihkan perhatian publik, ke sosok Anies maupun para ketum KIB (Koalisi Indonesia Bersatu),” lanjut Agung.

Alasannya, lanjut dia, agar sejumlah pihak yang disebut baik Anies Baswedan maupun para ketua umum partai di KIB semakin sadar dan memawas diri.

“Agar pernyataan yang disampaikan oleh Andi Arief sebatas kata-kata bukan fakta hukum,” tuturnya.

Diketahui, beredar sebuah video di jejaring sosial WhatsApp, Senin (26/9/2022).

Baca juga: Andi Arief Ucap Anies Bakal Masuk Penjara, PKS: Info Behind The Table

Dalam video tersebut Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Andi Arief menyoroti soal adanya wacana pemilu 2024 yang hanya menyajikan dua pasangan calon presiden - wakil presiden.

Wacana itu tersiar kata dia, setelah adanya rencana pembentukan koalisi dari berbagai partai politik termasuk Partai Demokrat.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved