Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

UPDATE Jumlah Korban Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Bertambah: 131 Orang Meninggal

Berdasarkan data dari BPBD Jawa Timur jumlah korban meninggal dunia buntut kisruh di Stadion Kanjuruhan bertambah menjadi 131 orang.

Istimewa
Daftar korban meninggal dunia, berdasarkan data RS Wava Husada Kepanjen, Malang, Jawa Timur buntut insiden kisruh suporter di laga Arema FC vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022). Berdasarkan data dari BPBD Jawa Timur jumlah korban meninggal dunia buntut kisruh di Stadion Kanjuruhan bertambah menjadi 131 orang. 

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Gubernur Jawa Timur Wagub Jawa Timur, Emil Dardak menyatakan korban meninggal dunia akibat kisruh di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, bertambah. 

Emil Dardak mengatakan korban meninggal dunia saat ini menjadi 131 orang.

(UPDATE: Ada perubahan data terkait jumlah korban meninggal dunia dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan.

Semula Emil Dardak menyebut korban meninggal mencapai 174 korban, lalu direvisi menjadi 131 korban.

Emil mengatakan, ada dua sumber data yang dipakai yaitu data dari BPBD Malang dan Dinas Kesehatan Malang.

Dari BPBD menyebut, ada 174 korban jiwa yang meninggal, sedangkan data dari Dinkes, ada 131 korban meninggal.

Setelah dicek lebih lanjut, data dari BPBD kemungkinan ada penghitungan data ganda.

Sehingga data yang akan dipakai adalah data dari Dinas Kesehatan.)

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Wiyanto Wijoyo mengatakan korban meninggal dunia ada 130 orang. 

Baca juga: Tragedi Kanjuruhan, Gas Air Mata Disorot, Ketahui Bahan hingga Efeknya pada Pernapasan dan Kulit

Sementara untuk korban luka berat ada sebanyak 31 orang, sedangkan luka ringan berjumlah 253 orang. 

Sejumlah korban dalam insiden ini, kata Emil, dirujuk di delapan Rumah Sakit di Jawa Timur.

"Luka berat 11, dan luka ringan ada 108. Ada delapan rumah sakit yang menjadi rujukan," katanya. 

Lanjut Emil mengatakan, bagi pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota bisa menghubungi posko di halaman Balai Kota Malang. 

"Bahwa bagi anggota keluarga yang ingin mencari tahu informasi mengenai korban atau ingin melaporkan, bisa menghubungi posko di halaman Balai Kota Malang bisa dihubungi di call center 112 atau bisa 0821-4010-3223," tuturnya. 

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved