Ketua Umum SPBI Apresiasi Kerja Sama Sejumlah Lembaga di Indonesia dalam Penanggulangan Terorisme

Iswadi mengapresiasi sinergisitas Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dalam upaya penanggulangan terorisme.

Editor: Wahyu Aji
Tribun Jakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Baliho yang berisi imbauan mengenai terorisme terpampang di persimpangan jalan raya Lenteng Agung dari Depok arah Pasar Minggu 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat sekaligus akademisi dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Esa Unggul, Iswadi mengapresiasi sinergisitas Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dalam upaya penanggulangan terorisme.

Salah satunya ia menyoroti Sinergisitas Awards 2022 yang diselenggarakan BNPT untuk apresiasi sejumlah lembaga dalam penanggulangan terorisme di Indonesia.

Anugerah tersebut diberikan pada kementerian/lembaga (K/L) yang telah berperan aktif mendukung program penanggulangan terorisme.

"Itu menunjukkan tekad dari Boy Rafli Amar yang terus bekerja untuk  mencegah masyarakat Indonesia dari paparan intoleransi, radikalisme dan terorisme. Hal tersebut sesuai dengan tugas utama dan fungsi dari BNPT yang salah satunya ialah menyelenggarakan koordinasi kebijakan, strategi, dan program nasional pada bidang penanggulangan terorisme," ujar Iswadi dalam keterangannya, Senin (3/10/2022).

Iswadi yang juga Ketua Umum Solidaritas Pemersatu Bangsa Indonesia (SPBI) mengatakan, untuk menyelenggarakan koordinasi kebijakan antar institusi perlu melakukan kerjasama jejaring kebijakan atau sinergitas.

Menurutnya, terdapat tiga kegiatan di bidang pencegahan yang dilaksanakan oleh BNPT bersama seluruh K/L dan pemerintah daerah serta seluruh masyarakat, yaitu kesiapsiagaan nasional, kontra radikalisasi, dan deradikalisasi.

"Untuk itu, BNPT membentuk Tim Sinergitas bersama Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah, untuk bekerja sama mengikis mata rantai penyebaran radikalisme dimulai dari pelosok. Jejaring kebijakan dalam hal koordinasi terhadap setiap institusi pemerintah sangat penting untuk ditingkatkan," ungkapnya.

Sebab, katanya, penanggulangan terorisme bukan hanya tanggung jawab institusi penegak hukum, tetapi juga tanggung jawab setiap institusi non penegak hukum untuk terus bersinergi dalam segala upaya deradakalisasi, kontra radikalisasi, dan pembangunan sarana hubungan.

"Kita menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada Kepala BNPT yang terus bekerja sama cukup baik dengan semua stakeholder dalam rangka penanggulangan terorisme dan itu merupakan bukti Boy Rafli Amar hadir mencegah masyarakat Indonesia dari paparan intoleransi, radikalisme, dan terorisme," jelasnya.

Iswadi berharap program Sinergisitas Awards dapat terus berlangsung dan meningkat serta berpengaruh nyata kepada seluruh masyarakat Indonesia, karena itu merupakan tugas utama dari BNPT dalam menyelenggarakan koordinasi kebijakan, strategi dan program nasional pada bidang penanggulangan terorisme.

Baca juga: Kepala BNPT: Pancasila Mempersatukan Bangsa Indonesia, dari Sabang Hingga Merauke

Selain telah melaksanakan program Sinergisitas Awards 2022, Iswadi juga memuji Kepala BNPT yang telah meresmikan Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) seluas 7 hektar sebagai sarana integrasi mitra deradikalisasi dan masyarakat di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah yang diawali dengan dengan penanaman jagung.

"Semoga kawasan tersebut  bisa menjadi sarana untuk mengintegrasikan antara mitra deradikalisasi dan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan," ucap Iswadi.

Sebelumnya BNPT juga bersama K/L dan pemerintah daerah telah meresmikan KTN di beberapa wilayah, yaitu di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur; di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat; di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat dan di Desa Bansari, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. 

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved