TNI

Mengenal Sejarah TNI hingga Peran serta Tugasnya, Jadi Penegak Kedaulatan Negara

Mengenal sejarah berdirinya TNI di Indonesia. Mengetahui peran dan tugas TNI sebagai alat pertahanan negara dan penegak kedaulatan negara.

AFP/MUHAMMAD RIFKI
Sejumlah anggota TNI berbaris saat upacara pelepasan penugasan prajurit TNI ke perbatasan Indonesia-Papua Nugini, di dermaga Angkatan Laut, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (9/11/2021). - Mengenal sejarah berdirinya TNI di Indonesia hingga peran serta tugasnya. TNI menjadi alat pertahanan serta penegak kedaulatan negara. 

TRIBUNNEWS.COM - Tentara Nasional Indonesia merupakan perkembangan organisasi yang berawal dari Badan Keamanan Rakyat (BKR).

Dikutip dari laman tni.mil.id, pada 5 Oktober 1945 BKR berubah menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR).

Hal tersebut yang mendasari tanggal 5 Oktober ditetapkan sebagai peringatan Hari Ulang Tahun TNI.

Namun untuk memperbaiki susunan yang sesuai dengan dasar militer international, TKR diubah menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI).

Pada 3 Juni 1947 Presiden secara resmi mengesahkan berdirinya Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Hal tersebut didasari untuk mempersatukan kekuatan bersenjata yaitu TRI dengan badan-badan perjuangan rakyat.

Baca juga: Sejarah TNI: Lahir dan Berjuang Bersama Rakyat hingga Berhasil Mengatasi Semua Ancaman

Pada saat-saat kritis selama Perang Kemerdekaan yakni pada 1945 hingga 1949, TNI berhasil mewujudkan dirinya sebagai tentara rakyat, tentara revolusi, dan tentara nasional.

Selama awal berdiri dan berkembang, TNI harus menghadapi berbagai tantangan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Dari dalam negeri, TNI mendapatkan tantangan untuk mehgadapi serangan yang berdimensi politik maupun dimensi militer.

Serangan yang berdimensi politik bersumber dari golongan komunis yang ingin menempatkan TNI dibawah pengaruh mereka melalui “Pepolit, Biro Perjuangan, dan TNI-Masyarakat.

Sementara itu untuk tantangan militer, TNI harus menghadapi pergolakan bersenjata di beberapa daerah dan pemberontakan PKI di Madiun serta Darul Islam (DI) di Jawa Barat yang dapat mengancam integritas nasional.

Sedangkan tantangan TNI dari luar negeri yakni TNI dua kali menghadapi Agresi Militer Belanda yang memiliki organisasi dan persenjataan yang lebih modern.

Baca juga: SOSOK Marsekal Muda Novyan Samyoga, Pangkogabwilhan II TNI AU yang Meninggal Dunia

TNI dalam Pembentukan RIS

Sesuai dengan keputusan Konferensi Meja Bundar (KMB), pada akhir tahun 1949 dibentuk Republik Indonesia Serikat (RIS)

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved