Pilpres 2024

Surya Paloh Deklarasi Anies Capres di Jakarta, Jokowi Ajak Ganjar Naik Mobil Presiden di Jateng

Hendri Satrio meyakini dalam kunjungan Jokowi tersebut ada pembahasan soal rencana langkah politik Ganjar Pranowo ke depannya.

Editor: Hasanudin Aco
Instagram Ganjar Pranowo dan Tangkap Layar YouTube via Tribun Manado)
Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memimpin langsung deklarasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden atau Capres 2024.

Deklarasi diadakan di kantor pusat DPP NasDem di NasDem Tower Jakarta, Senin (3/10/2022) kemarin.

Di hari yang sama, Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah (Jateng).

Di sana, Jokowi melakukan groundbreaking pabrik Wavin, di Grand Batang City atau Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).

Usai acara, tak disangka Jokowi mengajak Gubernur Jateng Ganjar Pranowo naik mobil kepresidenan yang ditumpanginya.

Ulasan Pengamat

Pengamat politik sekaligus pendiri KedaiKopi Hendri Satrio merespons terkait momen Presiden Joko Widodo (Jokowi) ajak Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo satu mobil saat kunjungan kerja di Batang, Jawa Tengah, Senin (3/10/2022).

Hendri Satrio meyakini dalam kunjungan Jokowi tersebut ada pembahasan soal rencana langkah politik Ganjar Pranowo ke depannya.

Baca juga: Pengamat Yakini Ada Pembicaraan Politik Saat Jokowi Ajak Ganjar Pranowo Satu Mobil di Batang

Terlebih, saat ini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah dideklarasikan Partai NasDem.

"Menurut saya sangat mungkin Jokowi menanyakan rencana langkah politik Ganjar Pranowo pasca Anies Baswedan dideklarasikan oleh Partai NasDem," kata Hendri Satrio saat dimintai tanggapannya, Selasa (4/10/2022).

Hendri Satrio pun menduga ada perbincangan yang lebih serius antara Jokowi dengan Ganjar dalam kunjungan itu.

Bahkan kata dia, sangat dimungkinkan tercipta pembahasan soal masa depan Ganjar Pranowo sebagai kader PDI Perjuangan.

"Sangat mungkin Jokowi bertanya apakah Ganjar berani keluar dari PDI Perjuangan karena langkah politik mas Ganjar ke depannya rencana langkah politik itu sangat penting buat Jokowi mungkin," katanya.

Kendati demikian, Hendri Satrio mengingatkan bahwasanya pemimpin negara dalam hal ini Presiden tidak elok jika harus menjadi sosok yang berpengaruh terhadap seseorang dalam kontestasi pemilu.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved